Idul Adha-an di Kedurus

Awalnya agak pesimis koq nggak terdengar suara takbir yah… apalagi pas malam selasa, hampir tidak ada. Pagi-nya dengan suasana hujan suami mencari puter2 nyariin lokasi yang menyelenggarakan sholat. Akhirnya aku ama suami sholat di lapangan parkir Plaza Marina Jemursari. L

umayan siang kami baru berangkat sambil aku nenteng payung. Sampe tempat sholat pun air masih ‘ngecembeng’, para panitia masih sibuk mensapu airnya. Aku sholat dengan pakai seragam kerja, jaga2 mungkin selesainya mepet jam jemputan kantorku. Syukurlah masih nututi dan akupun tetep masuk kerja.

 

Yah, tahun ini memang ada perbedaan tanggal penetapan hari raya antara yang ditetapkan negara Arab Saudi ama Indonesia. Nggak ngerti lah urusan ilmunya, tapi aku lebih simpel milih logika karena Bapak aku lagi berhaji di mekkah, so ikut hari selasa 16 Nov’10 sebagaimana Arab Saudi ajja. Secara resmi golongan Muhammadiyah, HTI dan PERSIS merayakannya di hari selasa.

 

Pagi-pagi kita udah berangkat ke kedurus, bareng sama waktu pulangnya rombongan sholat ied yang merayakan di hari Rabu-nya. Sudah jadi kebiasaan tiap hari raya kurban, kita semua ke Kedurus. Always. Di rumah kini memang ada Mushalla dan TPQ , setiap tahunnya ada kepanitiaan penyembelihan hewan kurban. Kali ini ada sekitan 17-an kambing dan 2 Sapi. Alhamdulillah, tahun ini kita ikut berkurban dengan gabungan beli sapi. Bulan-bulan sebelumnya kita nggak kepikiran untuk kurban tapi syukur Allah membukakan hati untuk akhirnya ikut dalam ‘urunan’ beli sapi setelah ditawari kakak-nya suamiku. Saudara2 yang lain juga datang, cuman agak siangan setelah beberapa ekor kambing udah disembelih. Ada Mbak titik ama anaknya Rizal dan Ifan, Yuni ama suaminya Moko. Mereka membantu ‘packing’ untuk siap didistribusikan. Aku sibuk momong / ngawasi Farid ama Fahmi so nggak banyak membantu pekerjaan disana, lebih ke menjaga anak2 biar nggak mengganggu ayahnya. 

 

Ayah irul memang sibuk, untuk kambing, lebaran kali ini nggak manggil orang luar untuk menyembelih tapi cukup ayah irul. Beberapa juga disembelih sama Pandu, anak Mas Amin (sang kakaknya suamiku). Setelah percobaan 1 ekor bisa, pandu mengulanginya sampe sekitar 5 ekor-an kali. Selama ini yang biasa nyembelih emang Bapak Yasin, lalu nurun ke Ayah Irul, dan alhamdulillah berarti udah ada bibit penerus lagi yaitu si Pandu. Mas Amin sendiri nggak pernah melakukannya, nggak tatag katanya. Waktu ayah irul meng’eksekusi’, 2 kali aku shoot buat kenang2an anak2 biar tahu. Dan ternyata ayah irul bilang sapi yang kedua, dia sendiri yang motong. Saat itu aku pas di dalam ( dapur), mungkin pas anak2 minta buatin mie gelas/susu. Wah, harusnya ini yang diabadikan neh. Kata ayah irul tahun depan dia berani untuk yang sapi. Dia bilang di kampung kedurus ada orang yang pengalaman di pemotongan, jadi proses pra-sembelih yaitu ‘melumpuh’kan sapi bisa dibantu orang lain. Karena aku nilai proses pra-nya itulah yang susah.

 

Kita pulang sekitar jam 2 siang, nggak lama berselang setelah mbak titik dan yuni pulang. Apalagi Farid udah rewel, dia ngantuk dan emang udah jam tidur siang sih. Pasti dia capek karena dari pagi main perang2an dan lari terus. Selain itu, Fahmi susah nggak mau makan siang. Ini yang bikin aku sumpek. Paling jengkel kalau maunya nyuapin tapi yang disuapin susah. Jelas makan hati, capeknya melebihi capek lari maraton. Klo Farid sih lumayan mudah ‘diatur’, serewel apapun insyallah masih bisa ‘nangani’. Farid sih tetep mau makan siang walopun sebelumnya juga sudah maem mie gelas. Akhirnya wes pulang ajalah dari pada di kedurus yah nggak bisa tidur, juga nggak mau makan.

Sampe Sidosermo toh nggak sempat tidur coz masih harus ngurusi daging2 jatah untuk di’rapikan’ di freezer. Stok gtu deh. Kakakku yang dari krian sama istri dan anaknya juga datang untuk ambil ‘jatah’ yang sudah kami bawakan.

 

Yah, lumayan melelahkan ….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: