Cerita hari minggu

Hari minggu kemarin, pagi ke pasar. Biasanya sih minggu pagi belanja ke pasar yang lumayan besar, nggak jauh dari tempat tinggalku. 10 menit sepeda motoran. Tempatnya para bakulan belanja disitu. Jadi harganyapun lumayan miring. Karena belanjaanya buat seminggu yah bisa hemat dengan dapat harga bakul.

Berhubung malem minggu sepulang jalan-jalan udah kesitu, maka kekurangannya beli di pasar kampung sebelah aja. Yang ini jaraknya lebih deket. So,aku sering pergi sendiri makek sepeda onthel. Ke pasar ini sih jarang-jarang, hanya klo pas butuh lontong misal… Asli anget, fresh from dandang!! Seneng coz nggak bakal ketipu ama lontong sisa kemarin.

Trus aku senengnya lagi, dipasar ini, ada bakul yang jual rempeyek enak nan renyah, udah diplastiki isi 10 seharga 5 rebu.

Kebetulan hari minggu kemarin lagi pengen bikin gado-gado. Selada, kecambah dll udah dapet waktu malem harinya, kurang lontong ama kelapa parut plus kekurangan bahan lainnya buat menu seminggu. Enaknya bikin gado-gado sendiri adalah bisa makan sepuas-puasnya. Dari siang sampe malem bisa 4 kali makan.

Beberapa hari yang lalu menu makan siang di kantor sudah dapet gado-gado tapi porsinya kekecilan, minta nambah sungkan, jelas nggak boleh wong udah dijatah masing-masing. Makanya ya udah bikin sendiri aja. Kebetulan juga sudah rada lama absen nggak buat. Dulu sih sering bikin, malah kadang tiap minggu. Sekedar biar nggak nasi melulu. Klo nggak gitu yah lontong lodeh.

Ada cerita lain waktu berangkat ke pasar….

Jarak dari rumah ke pasar kampung ini kan harusnya deket sekali dengan melewati gang-gang. Tapi koq yah apes pas lewat gang ini ditutup, lewat gang lainnya sama, ada kegiatan. Terlihat banyak personil angkatan darat di kampung itu. Warga juga banyak dijalanan seperti kegiatan kerja bakti.

Terpaksa lewat jalan raya sambil ngonthel. Terlihat lha koq yah ada 4 truk tentara pada parkir…. Nggak biasanya deh. Di pasar aku tanyain bakulnya, ternyata emang ada kegiatan bersih2 kampung. Walah, ceritanya ini ABRI Masuk Desa tho…. Swear, baru kali ini dengan mata kepala sendiri menyaksikan ABRI benar-benar masuk desa bareng-bareng ngebersihin selokan. Dulu mungkin sering denger pas pelajaran PMP di SD…. Bagus lah, dari pada nganggur nggak ada perang.

But, yang disayangkan, kayanya Personil yang dikerahkan kebanyakan untuk ukuran kampung yang cuman beberapa gang aja. Walhasil keliat ada pak tentara yang cuman bengong sambil makan sajian yang disediakan sedangkan yang lain kerja obok-obok selokan.

Rada nggak efektif. Belum lagi biasanya warga akan lebih rajin berpartisipasi klo ada seremonial kaya didatangani korps AD yang me
mbantu. Jadi dikerjakan warganya sendiripun udah mencukupi. Tapi yah gtu, coba klo nggak ada pak tentara datang, banyak yang males berpartisipasi apalagi urusan bersih-bersih got bau.

Semoga kegiatan ABRI MASUK DESA kaya begini dibuat merata, at least sebagai penyemangat warga buat bersih-bersih.

Well…Begitulah cuplikan cerita hari minggu kemarin. Rada kacow ngatur alurnya, bingung nulisnya.

Advertisements

5 Responses so far »

  1. 1

    mellyheaven said,

    Hehehe, tapi miris juga ngeliatnya… ABRI kok kerjanya bersihin kampung?? Lebih jelas kerja Polisi sama Satpol PP malah sepertinya, jiyahahahaha…

  2. 2

    inacw said,

    siapapun ABRI atawa polisi, berarti memang bisa dibuat sbg motivator warga biar mau ‘turun’ bersih2. sayangnya pasti perlu dana lumayan buat acara makan2 sesudahnya di balai RW he he…

  3. 3

    mellyheaven said,

    inacw said: siapapun ABRI atawa polisi, berarti memang bisa dibuat sbg motivator warga biar mau ‘turun’ bersih2. sayangnya pasti perlu dana lumayan buat acara makan2 sesudahnya di balai RW he he…

    Hooo… begituuhh? Ada traktirannya gituh?? hehehe…

  4. 4

    grasakgrusuk said,

    mellyheaven said: Hehehe, tapi miris juga ngeliatnya… ABRI kok kerjanya bersihin kampung?? Lebih jelas kerja Polisi sama Satpol PP malah sepertinya, jiyahahahaha…

    Kan gak ada judulnya satpol pP masuk kampung mel.. :d

  5. 5

    mellyheaven said,

    Iya, satpol PP masuk pasar ya,mba Wet?? Jiyaaahh…


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: