Archive for July, 2011

bikin pentol tahu

Makanan ‘ringan’ ini sukaannya suami. judulnya sih dalam rangka puasaan besok. Bakal asyik dibuat gadoanan, gurih-gurih enak.

ini dia gambarnya, ih setting tanggalnya koq kemaren sih, lagi2 salah.

simple sih, beli daging lalu dibawa ke tempat penggilingan, tinggal bilang “mau dibuat pentol pak”…. disitu udah disiapin racikannya, jadi deh pulang bawa adonan. Dirumah baru itu adonan aku tambahi wortel serut plus daun bawang atau daun pre. Campur jadi satu lalu dimasukkan ke dalam tahu goreng siap pake. So, klo ditanya resep bumbunya apa aja? So aku nggak tau.

Dengan daging 1/5 kg, hasil jadi kali ini sekitar 80 biji lebih deh. siap disimpan di kulkas, siap dicemil abis tarawih….

Met puasa semua, semoga diberi kekuatan dan kesabaran dalam beribadah.

Comments (17) »

REUNI GGWI

Dokumentasi ada di Album == Ini adalah reuni kali ke-2 setelah kami semua kena PHK di tahun 2006. Reuni yang pertama pas lebaran 2008. peserta reuni sebelumnya jauh lebih banyak dibanding kemarin. Dari fb yang menyatakan attend sampai 43-an ternyata yang datang separuh doank. sedangkan 4 alumnus yang saat ini sekantor , hanya 2 udah termasuk aku yang dapat hadir.

Well….Saat itu Gelombang PHK GGWI dimulai sejak februari dan selanjutnya 95% ‘habis’ di sekitar September tahun itu. Berangsur-angsur akhirnya pabrik tutup tup karena memang industry udang waktu itu sedang terpuruk. pemilik modal yang dari dalam negeri memutuskan kerjasamanya dengan Great Wall, Taiwan. sisa 5%-an masih dikontrak untuk membantu menangani salah satu group pabrik yang di Tarakan. namun belakangan beritanya hanya 2 orang yang masih bertahan.

boleh jadi karena perpisahan ini bukan kemauan masing-masing, maka kerinduan akan kebersamaan di GGWI selalu ada. Bersyukur saat ini ada sarana pesbuk yang bisa menyambungkan beberapa diantara kita. banyak rekans menyampaikan pengalaman kerja di GGWI adalah yang paling special, keakraban antar teman dan suasana kerja yang terbentuk tidak ada tandingannnya. seandainya kebersamaan itu bisa diulang.

Berikut kopas dari notulen salah satu peserta yang menuliskan di group FB Ex GGWI Employee

=====

Penulis: Anas F Bisma

Reuni apa Hasilnya?

Hari Minggu 24 Juli 2011

PRONTO CAFE, JL KARTINI Surabaya

JAM : 11.00 WIB (karena memang ternyata pronto bukanya jam 11)

Telah berhasil dilaksanakan Reuni para ‘alumnus’ GGWI -personil GGWI existing gagal hadir- yang dihadiri oleh 23 alumnus (belum termasuk keluarga) utusan pengusaha dan staff dari 15an perusahaan nasional yang berbeda.

Karena ternyata Pooling tertinggi tujuan diadakannya reuni adalah “Kangen-Kangenan” (dan kemarin saya salah jawab ke bu Indah yaitu ‘networking’ padahal dia berada di urutan ke-3) maka acara kemarin diawali dengan kangen-kangenan, tukar informasi dan beberapa percakapan ringan satu sama lain serta saling mengabadikan moment. Saking banyaknya blitz seakan-akan jumpa fans selebritis papan atas negeri ini.hehehehe

Secara umum, para sahabat yang datang berdasarkan kegiatan sekarang dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

I. Pengusaha: 5 orang (salah satunya terbaik ke-2 tingkat propinsi) dan

II. Eksekutf/karyawan karir: 18 orang dengan beragam jabatan.

diantara 18 eksekutif tersebut banyak yang mempunyai atau sedang merintis usaha yang mungkin pada perkumpulan mendatang naik ke golongan I, amin.

Sedangkan divisi yang paling solid dan paling banyak hadir adalah divisi MIS yaitu 7 orang, 2 orang diantaranya sudah ‘mentas’ menjadi pengusaha. Alhamdulillah.. apresiasi untuk divisi… saia hehehe.

Pada akhir acara, diadakan meeting kecil mumpung ada pak Yance (hehehe, jadi ingat masa itu.. meeting.. melulu) dan bu Indah (Desi Anwar kita yang jago interview). Meeting yang dipimpin oleh Ibu Desi.. eh, bu Indah ini menelurkan beberapa ide yang harus di matangkan kembali via Forum ini diantaranya adalah:

1. Acara seperti ini diharapkan bisa berlanjut dan berkesinambungan

2. Diharapkan ada Situs Resmi, dalam hal ini diharapkan saudara hendrik bos IT bersedia mengusahakannya.

3. (silahkan ditambahkan kawan lain di komentar… karena saya bukan notulennya)

Terakhir, apresiasi setinggi-tingginya untuk para pencetus ide dan panitia pelaksana (mbak Dini, Che Meiyen, bu Indah, Pak Mir dll.) -walaupun mbak dini gagal hadir- sehingga acara ini sukses dan semoga berlanjut untuk kemajuan kita. Amin.

Catatan-catatan:

beberapa hal yang saya tangkap dalam pertemuan adalah quotes (dengan sedikit gubahan) berikut:

“Ternyata di kalangan dunia perikanakan, mereka beranggapan bahwa alumni GGWI hebat-hebat”

“Tips untuk menjadi pengusaha, anda harus berani menanggalkan status KARYAWAN anda”

“Karena keahlian saya di sini, saya memulai usaha dari sini. Untuk bidang lain yang tidak saya kuasai sama mulai pelajari dan setiap ada masalah kita pecahkan bagitu seterusnya akhirnya saya berhasil.”

“Saya tidak menguasai produk, tapi saya bisa menjual produk kawan. Saya hanya memasarkannya”

“Jangan membangun usaha dengan hutang, usahakan dana sendiri. Jika sudah berjalan dan jelas perhitungannya barulah anda bisa berhutang”

dll… (silahkan ditambahkan di komentar)

Demikian, terima kasih dan mohon maaf jika tidak berkenan. Untuk Dokumentasi visual ada pada mbak inatus cs.

=======

Leave a comment »

Latihan Pake Korset

Sejak kemaren, aku memakai korset. Byuhh udah lama nggak pakai ternyata pinggang – punggung rasanya kaku banget. Badan kayak ditopang ama kayu deh. Belum lagi perut berasa sesak, sebah-sebah gimana gitu. Posisi duduk terpaksa harus kenceng, dilarang nyekukruk dari pada kecocok plastic penopangnya. Jadi keinget masa-masa melahirkan. Tapi nggak pa-palah mungkin masih perlu sedikit penyesuaian aja.

Well, alasan kenapa aku harus mulai berpikir untuk pake korset adalah setelah sadar perutku sering gak beres. 3 hari kemarin perut bawah terasa nyeri-nyeri. Aku pikir sih masuk angin terus aku kerok’i, tapi yah masih nggak enak. Aku coba minum obat maag e’e tetep. Baru sadar kan aku punya sisa Spasminal obat dari dokter waktu aku sakit perut nglarani kayak mau melahirkan. Sakit nyeri perut bawah tersebut banyak yang bilang mungkin itu kengser. Tapi dokter sih nyebutnya “kram perut”.

Alhamdulillah kemarin habis minum itu obat, terasa enakan. Berarti, kemarin kram lagi ta ceritanya? Aku lupa pemicunya apa kemarin itu.

Biasanya sih penyebabnya campur aduk antara karena kecapekan,masuk angin, telat makan plus sedikit nahan pipis bisa menjadi kambuh begitu. Aku pun mulai kepikiran “kenapa nggak pake korset aja yah”? Kan tukang pijetku bilang kengser/kram perut adalah karena posisi madaran (rahim) yang turun diakibatkan terlalu capek. Nah mungkin dengan dibantu korset, maka isi perutku nggak banyak molak-malik ataupun ‘turun’.

Seingatku, sudah 3 kali aku kram perut parah, tidak termasuk kemarin. Kemarin hanya nyeri-nyeri nggak enak. Klo yang sangat parah adalah seperti konstraksi mau melahirkan yang berulang sekitar 2-3x dalam 1 menit, terus terusan. Kentut tidak bisa keluar. Behh asli sakit banget sampek mlungker-mlungker.

Pertama kali kena awal 2008. Aku inget sekali waktu itu pas mendekati jam pulang kantor aku dipanggil Bos. Padahal pas sedang kebelet pipis. pikirku sih paling sebentar aja, sekalian nanti pipisnya, lawong emang mau pulang. Setelah itu pulang rasanya perut mulai nyeri, tapi tidak seberapa. Tapi setelah jam 9 maleman, nyeri semakin menjadi jadi. Badan panas dingin gak karuan. Pas kejadian itu nggak langsung ke dokter, cuman usaha minum obat maag dan pereda nyeri aja. Sampe bela-belain beli korset baru karena nyari-nyari korset lama nggak nemu.

Berhubung sebelumnya aku tidak pernah punya riwayat sakit maag, maka sedikit ada yang nggak beres di perut biasanya aku bingung mendiagnosa untuk pertolongan obat bebas permata. Belum ngerti klo maag itu rasanya kayak apa, trus kengser itu yang seperti apa. Baru jelas berasumsi mungkin kengser adalah setelah merasakan yang pertama itu.

Kejadian kambuh kedua yang aku ingat adalah saat awal2 bekerja di perusahaan yang sekarang. Masih di tahun yang sama, 2008. Ya gitu awalnya perut bawah plus dada terasa nggak enak. Pikirku mungkin capek masuk angin. Pulang kerja sampai sekitar 18.40-an. Akhirnya waktu itu aku putuskan langsung ke ibu tukang pijet aja wes. Biar sembuh.

Sayangnya perut belum aku isi, pikirku makan malemnya setelah selesai pijet aja dan aku ganti nyemil-nyemil kripik yang aku beli dari warung sebelah ibu pijet. Walah, lha koq setelah pulang pijet malah kesakitan, kram perut persis yang pertama. Semalam suntuk mulesnya. Baru jam 3-an pagi nggak tahan lagi minta anter ke UGD.

Kejadian parah yang ke-3nya adalah pas malam takbiran lebaran tahun lalu. Pembantu sudah pulang, suami masih masuk kerja, jadilah momong anak sendirian . Dirumah ngurusi 2 jagoan kecil yang rame terus, nyuapin juga rewel plus masih juga sempet-sempetin bikin beberapa resep kue sendirian tanpa ada yang bantu, walhasil setelah dhuhur perutku suuuwakit. Puol.Tetep aku tahan sakitnya dengan tidak membatalkan puasa, karena aku ngeman itu adalah hari terakhir puasa. Jadi deh malem itu semua pada takbiran aku malah harus ke UGD (lagi).

dulu setelah melahirkan yang ke-2, sempet setahun-an lebih aku tetep berkorset. Nggak tau mungkin udah kebiasaan aja, nggak enak klo nggak pake. Tapi memang suami menyarankan gitu biar gak gampang masuk angin. Soalnya kan pusar tertutup rapat. Entah kenapa selanjutnya koq korset aku lepas. inget klo pas perut sakit doank.

So, usaha ber-korset-an kali ini sebagai langkah preventiv aja biar perut tetap pada ‘lokasi’nya. Plus yang lebih penting lainnya adalah tidak sampe telat makan.

Keuntungan lain berkorset, mungkin bisa menghindari perut jadi buncit kali yah. Secara berat badanku yang mulai merangkak dan distribusi lemaknya kurang merata dan cenderung memilih kapling daerah perut, maka ber-korset menurut teoriku juga membantu memeratakan penyebaran lemak di perut.

Comments (12) »

Persiapan back to school

Well… senin depan anak-anak sudah saatnya masuk sekolah kembali. Awal tahun ajaran ini pastinya bakal lumayan menyita perhatian, waktu-tenaga-biaya . Di tahun ini sang kakak masuk kelas I SD sedangkan adik masuk TK. Sama-sama sekolahan baru.

Nggak seperti yang lain mungkin, seperti biasanya setiap kali back to school tidak pake diikuti dengan acara beli tas baru atau sepatu baru. Pun padahal ini masuk sekolah baru. Dengan pertimbangan sepatu lama masih cukup dan kondisi masih layak, so akan diteruskan pemanfaatannya.… tapi sebelumnya udah ijin ke sekolahan kira-kira kalo sepatu nggak hitem bles apa boleh? Alhamdulillah diperbolehkan berhubung masih kelas I. Bersyukur pula sudah dapat tas dari sekolahan yang ada tulisan nama sekolah…. Insyallah adik bakal dapat tas juga, mengingat waktu masnya masuk TK juga dapat.Pastinya udah masuk hitungan di uang masuk sih.

Dalam minggu ini udah mulai siap-siap. Baju seragam dan perlengkapan sudah dapat hari senin lalu. Baju mulai dipasangi badge, buku dikasih cover dan ditulisi nama dan pelajarannya. Mulai memeriksa ulang perlengkapan tulis yang masih harus dibeli lagi.

Dengan adanya momen ini, kemarin aku ber-inisiatif untuk buka celengan (saving box). Celengan memang udah terasa beraaat banget, kayaknya terkesan sudah penuh. Berharap mudah2an ada banyak uang kertas yang tidak sadar katut dicemplungkan. Ternyata berat karena kebanyakan uang recehnya. Setelah dihitung bareng, alhamdulillah dapet sekitar 60 ribu lebih. Ada 20rb @ 500-an, 18ribu @100-an, 12ribu @ 200-an. Uang kertas hanya sekitar 16rb dari seribuan. Tak pikir kali2 ada 20rb-an keq katut nyemplung. Lawong anak-anak sering klo lihat uang kleleran langsung deh dimasukkan lubang celengan.


Akhirnya langsung deh dengan uang receh ceh itu aku ajak anak-anak ke toko alat tulis dan di depan kasirnya pun aku sampaikan “ ini pak abis mecah celengan…bla bla..”. Aku sengaja bayarkan dengan receh itu langsung biar anak2 tau itulah hasil klo kita menabung. Kekurangannya baru aku tambahi.

Trus strategi dan besarnya pemberian uang saku pun kaya’e harus diubah sekarang. Dulu, sekolahan TK ama PG saling berdekatan, plus nggak jauh dari rumah sehingga biasanya sebagian saku kakak aku titipkan art yang nungguin adiknya di PG. Berhubung sekarang kakak sekolahnya berjauhan dan insyallah pakai jasa mobil jemputan sekolah, saku harus disesuaikan.


Sejak kapan hari aku udah sampaikan ke kakak bahwa nanti uang sakunya akan diberikan setiap 2 hari sekali. Ini memudahkan biar nggak pusing cari tuker uang pecahan. Sekaligus pengen nge-tes kemampuan financial management dia. Kujelaskan kepada kakak agar nanti berhati-hati dalam membayarkan uang jajan, harus ditanya dengan jelas harganya dan diperiksa teliti uang kembaliannya. Juga kutekankan agar bisa mengatur hari ini mau jajan berapa sehingga tidak sampai kehabisan karena konsekwensinya besok bisa nggak jajan klo kehabisan uang, karena baru mendapat uang saku lagi besok lusanya dan malah jika bisa menyisakan untuk ditabung maka bisa dibuat membeli barang-barang kesukaannya. Alhamdulillah si kakak paham. Kakak juga terlihat senang karena ada kenaikan uang saku tahun ini.

Mengenai waktu sekolah, memang harus mulai berdisiplin bangun lebih pagi apalagi sudah tradisi sebelum beraktivitas harus sarapan pagi dengan nasi, not the other. Maklum wong jowo, kudu sego. Sedikit khawatir dengan si adik yang biasa di PG hanya 3 kali seminggu, jam masuknya pun siang banget, sedangkan di TK harus bersekolah setiap hari. Jam 7 tit masuk. Apalagi adik sedikit susah dibujuknya. Insyallah klo si kakak tidak ada masalah.

Selama ini aku sadar tidak banyak waktu yang terluangkan untuk urusan sekolah mereka. Sering kegiatan sekolah keluar tidak pakai ditemani dimana temen yang lain diantar bunda-bundanya. Cukup dititipkan pihak sekolah. Selama ini yang ambil rapor pun seringnya diwakili bude-nya. Insyallah hari senin depan aku bakal ambil cuti, yah at least bisa mengantar mereka di hari pertama.

Comments (4) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352