Persiapan back to school

Well… senin depan anak-anak sudah saatnya masuk sekolah kembali. Awal tahun ajaran ini pastinya bakal lumayan menyita perhatian, waktu-tenaga-biaya . Di tahun ini sang kakak masuk kelas I SD sedangkan adik masuk TK. Sama-sama sekolahan baru.

Nggak seperti yang lain mungkin, seperti biasanya setiap kali back to school tidak pake diikuti dengan acara beli tas baru atau sepatu baru. Pun padahal ini masuk sekolah baru. Dengan pertimbangan sepatu lama masih cukup dan kondisi masih layak, so akan diteruskan pemanfaatannya.… tapi sebelumnya udah ijin ke sekolahan kira-kira kalo sepatu nggak hitem bles apa boleh? Alhamdulillah diperbolehkan berhubung masih kelas I. Bersyukur pula sudah dapat tas dari sekolahan yang ada tulisan nama sekolah…. Insyallah adik bakal dapat tas juga, mengingat waktu masnya masuk TK juga dapat.Pastinya udah masuk hitungan di uang masuk sih.

Dalam minggu ini udah mulai siap-siap. Baju seragam dan perlengkapan sudah dapat hari senin lalu. Baju mulai dipasangi badge, buku dikasih cover dan ditulisi nama dan pelajarannya. Mulai memeriksa ulang perlengkapan tulis yang masih harus dibeli lagi.

Dengan adanya momen ini, kemarin aku ber-inisiatif untuk buka celengan (saving box). Celengan memang udah terasa beraaat banget, kayaknya terkesan sudah penuh. Berharap mudah2an ada banyak uang kertas yang tidak sadar katut dicemplungkan. Ternyata berat karena kebanyakan uang recehnya. Setelah dihitung bareng, alhamdulillah dapet sekitar 60 ribu lebih. Ada 20rb @ 500-an, 18ribu @100-an, 12ribu @ 200-an. Uang kertas hanya sekitar 16rb dari seribuan. Tak pikir kali2 ada 20rb-an keq katut nyemplung. Lawong anak-anak sering klo lihat uang kleleran langsung deh dimasukkan lubang celengan.


Akhirnya langsung deh dengan uang receh ceh itu aku ajak anak-anak ke toko alat tulis dan di depan kasirnya pun aku sampaikan “ ini pak abis mecah celengan…bla bla..”. Aku sengaja bayarkan dengan receh itu langsung biar anak2 tau itulah hasil klo kita menabung. Kekurangannya baru aku tambahi.

Trus strategi dan besarnya pemberian uang saku pun kaya’e harus diubah sekarang. Dulu, sekolahan TK ama PG saling berdekatan, plus nggak jauh dari rumah sehingga biasanya sebagian saku kakak aku titipkan art yang nungguin adiknya di PG. Berhubung sekarang kakak sekolahnya berjauhan dan insyallah pakai jasa mobil jemputan sekolah, saku harus disesuaikan.


Sejak kapan hari aku udah sampaikan ke kakak bahwa nanti uang sakunya akan diberikan setiap 2 hari sekali. Ini memudahkan biar nggak pusing cari tuker uang pecahan. Sekaligus pengen nge-tes kemampuan financial management dia. Kujelaskan kepada kakak agar nanti berhati-hati dalam membayarkan uang jajan, harus ditanya dengan jelas harganya dan diperiksa teliti uang kembaliannya. Juga kutekankan agar bisa mengatur hari ini mau jajan berapa sehingga tidak sampai kehabisan karena konsekwensinya besok bisa nggak jajan klo kehabisan uang, karena baru mendapat uang saku lagi besok lusanya dan malah jika bisa menyisakan untuk ditabung maka bisa dibuat membeli barang-barang kesukaannya. Alhamdulillah si kakak paham. Kakak juga terlihat senang karena ada kenaikan uang saku tahun ini.

Mengenai waktu sekolah, memang harus mulai berdisiplin bangun lebih pagi apalagi sudah tradisi sebelum beraktivitas harus sarapan pagi dengan nasi, not the other. Maklum wong jowo, kudu sego. Sedikit khawatir dengan si adik yang biasa di PG hanya 3 kali seminggu, jam masuknya pun siang banget, sedangkan di TK harus bersekolah setiap hari. Jam 7 tit masuk. Apalagi adik sedikit susah dibujuknya. Insyallah klo si kakak tidak ada masalah.

Selama ini aku sadar tidak banyak waktu yang terluangkan untuk urusan sekolah mereka. Sering kegiatan sekolah keluar tidak pakai ditemani dimana temen yang lain diantar bunda-bundanya. Cukup dititipkan pihak sekolah. Selama ini yang ambil rapor pun seringnya diwakili bude-nya. Insyallah hari senin depan aku bakal ambil cuti, yah at least bisa mengantar mereka di hari pertama.

Advertisements

4 Responses so far »

  1. 1

    bundafahri said,

    samaaaaaaaasi kakak juga masuk SD nihribet ribet ribet

  2. 2

    cawah said,

    dapat ilmu mndidik putra putri dr bunda inna nih :)….aku juga mau rajin nyeleng2 ah….biar bisa beli tas br juga ^^

  3. 3

    inacw said,

    bundafahri said: samaaaaaaaasi kakak juga masuk SD nihribet ribet ribet

    benerrrrrr…tambah tuwir kan emaknya?

  4. 4

    inacw said,

    cawah said: dapat ilmu mndidik putra putri dr bunda inna nih :)….aku juga mau rajin nyeleng2 ah….biar bisa beli tas br juga ^^

    klo celengan mas catur mah dititipin aBank-aBank aja…


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: