Good bye, Sir…

Hari ini adalah hari terakhir bos finance&acct di kantor ini, di indonesia.

Again, please apologize me, good luck and good bye”, hanya itu yang bisa aku sampaikan saat berjabat tangan pamitan beliau yang terakhir. Bagaimanapun ada perasaan ‘kehilangan’. Sejujurnya saat itu mataku terasa rada berat, berkaca-kaca sesaat tapi aku sembunyikan.

Berita resign beliau terdengar sejak 2 bulan sebelumnya. Tepat setelah hari sebelumnya aku ada argue yang lumayan hebat dengan beliau atas tambahan pekerjaan yang mau beliau limpahkan ke aku. Namun aku ngotot menolak karena tugasku sudah ditambahi pekerjaan ex staff yang resign bulan sebelumnya tanpa ada pengurangan pekerjaan yang selama ini aku tangani. Alasan ini yang membuat aku menolak dan ngeyel say no.

Keesokan hari setelah argue itu, baru terdengar slentingan kabar resign beliau. Beneran kaget. Aku pun berusaha konfirm sana-sini atas kebenaran berita ini. Aaaaaaalla mak, ternyata memang banyak yang meng-iyakan. Memang banyak petunjuk yang mengarah kesana. Dan salah satu teman dekat mengatakan bahwa beliau sudah menyampaikannya ke pak ‘h’.

Ooh makanya…. Berarti kemaren tuh dalam rangka waris-waris tho…?

“andai aku tahu,… pasti kemarin aku tidak terlalu mendurhakainya.” Hiks..hiks

Akhirnya waktu aku perlu tanda tangan sesuatu, aku tanyakan langsung kepada beliau. Dan memang benar adanya. Untuk menjawab rasa penasaranku, diapun memastikan bahwa beliau keluar tidak untuk bergabung dengan mr. T, presdir yang februari lalu resign, melainkan akan bekerja di thailand.

Dalam beberapa kali kesempatan aku menyampaikan maaf atas segala kesalahanku dan sikapku yang terkesan ‘berani’ dan dalam beberapa hal menentang atau attitude-ku yang kurang sopan. Aku ucapkan terimakasih atas kesabaran dan pengertiannya terhadap aku. Ada perasaan bersalah atas hubungan yang buruk setahun terakhir .

Memang di akhir-akhir masa kerjanya, aku merasa kurang dekat dengan beliau karena memang aku sengaja ‘menarik diri’ . Ini sangat bertolak belakang dibandingkan waktu beliau masih baru dimana aku sering mengkomunikasikan pekerjaaku. Karena sikap beliau yang kurang memberi atensi pada pekerjaanku sehingga aku sering merasa bekerja sendiri, akhirnya akupun terbiasa langsung berkordinasi dengan departemen yang aku control dan banyak hal sering aku selesaikan sendiri tanpa meminta pertimbangan beliau.


Well… at least di hari akhir perpisahan dengan beliau, aku bisa melibatkan diri membantu mengurusi acara bancaan farewell beliau sekaligus memberi kenang-kenangan dengan mengkopikan beberapa file photo memories of jindal hasil jepretan kameraku yang selalu aku bawa di setiap momen kantor. Semoga dia akan mengenangku dengan yang ‘baik baik’ saja…..

Advertisements

9 Responses so far »

  1. 1

    bundel said,

    Bossnya orang mana mbak? Semoga segera dapat boss baru yang lebih baik, lebih pengertian dan lebih memerhatikan anak-anak buahnya.

  2. 2

    inacw said,

    bundel said: Bossnya orang mana mbak? Semoga segera dapat boss baru yang lebih baik, lebih pengertian dan lebih memerhatikan anak-anak buahnya.

    orang India Bun….Amin amin semoga aja penggantinya tambah baik.

  3. 3

    Jadi inget waktu presdir kesayangan ditarik balik ke Jepang, sampe pada mellow yellow ngelepasnya, soalnya baiiik bgtKl org india biasanya Inggrisnya agak sulit dimengerti ya?Mudah2an aja yg gantiin lbh baik..

  4. 4

    estiningtyas said,

    bosnya aca acaaa….smg dapet pengganti bos yg lebih baik ya

  5. 5

    zahratefiani said,

    ntar gantinya bosnya sharuk khan ya mbak hehhe…

  6. 6

    rosshy77 said,

    aku langsung bisa mengenali dirimu mbadari posisi miring di pic and HS mu 🙂

  7. 7

    inacw said,

    kurniarachman said: Jadi inget waktu presdir kesayangan ditarik balik ke Jepang, sampe pada mellow yellow ngelepasnya, soalnya baiiik bgtKl org india biasanya Inggrisnya agak sulit dimengerti ya?Mudah2an aja yg gantiin lbh baik..

    iya, aku suka melow klo ada perpisahan,seburuk apapun hubungannya…. dulu di kantor sblmnya, pas Bos dept pulang ke taiwan juga mellow banget, malah merasa kehilangan dengan sikap ‘crewet’ dan ‘kritis’nya yang terbukti membawa perubahan bagus.poko’e aksen india yah kayak pelm2 di TPI itu. khas. karena telingaku dah terkontaminasi, jadinya ok ok aja skrg. hatja hatja…

  8. 8

    inacw said,

    rosshy77 said: aku langsung bisa mengenali dirimu mbadari posisi miring di pic and HS mu 🙂

    he he… teng kyu. gestur-e wes dikenali yah…

  9. 9

    inacw said,

    zahratefiani said: ntar gantinya bosnya sharuk khan ya mbak hehhe…

    bosen mbak lihat wajahe sharuk khan… mending syaif siapa itu yang fes-nya kebarat-baratan?


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s