Archive for December, 2011

Menyambut Tahun 2012

Hari terakhir tahun 2011…. Seperti yang sudah-sudah, dalam rangka penghabisan cuti biar nggak kebawa ke tahun depan coz ntar malah mbulet itungannya, so hari ini aku bercuti ria. Sabtu sabtu lagi, nggak asyik klo masuk kerja. Palagi suami juga libur, klop deh.

Beberapa orang dikantor klo akhir tahun gini bisa mencutikan diri minim seminggu buat liburan ke luar negeri atau acara keluarga lainnya, sedangkan klo aku, nggak ada acara khusus yang direncanakan, yang penting meliburkan diri – nyante, itu sudah cukup. Atau, paling pergi deket-deket aja.

Menyambut taun baru kali ini kita ‘rayakan’ di Dua Permata, alias berkunjung ke rumah kami di krian dan menginap 3 malam. Sekalian biar si kecil bisa bermain-main sama saudara sepupunya di masa liburan sekolah ini. So untuk sementara nggak dulu menikmati indahnya pesta kembang api seperti saat di Surabaya, tapi kali ini lagi pengen perenungan dengan tiupan udara malam pedesaan.

Yups, Kangen kebiasaan waktu lalu dengan naik ke atas – di area jemuran, lalu duduk memandang langit menyaksikan gemerlapnya bintang sambil melakukan self analyzing dan memanjatkan beberapa doa kepada-Nya. Hati terasa begitu tenang, begitu dekat….

Well, masih belum siap apapun untuk resolusi hidup untuk tahun 2012 ini. Kalo dulu sebelum menikah suka menuliskan target-target dan keinginan yang harus dicapai, tapi sekarang ini prefer menjalani apa adanya. Berarti penurunan semangat kali yah… seharusnya kalo pengen maju dan berkembang, harusnya ada list to do untuk dilaksanakan ke depan.

Mungkin saat ini memang aku tidak ada target tertentu yang direncanakan di tahun 2012 selain hanya melanjutkan ‘hidup’ dan beberapa hal yang sudah terjalani. But, ada juga beberapa keinginan sederhana yang semoga diperkenankan untuk dikabulkan …… So, coba aku ulas lagi satu-satu :

Pekerjaan

Insyallah kantor yang sekarang adalah ladang rejeki yang terbaik yang akan terus aku jalani, jadi saat ini belum ada rencana melirik ladang lain. Alhamdulillah teman-teman dan lingkungan pekerjaan sudah ‘klik’ di hati, membuat bekerja lebih tenang sehingga tidak terasa aku sudah memasuki tahun ke-empat di company ini. Hubungan dengan atasan, insyallah just fine, semoga begitu seterusnya….

Tempat Tinggal

Masih akan menempati rumah kakak di Surabaya. Tidak jelas kapan rumah ini akan laku. Yang jelas, jika sudah ada pembeli, pilihannya nanti pindah rumah di Krian dan si kakak pindah sekolah atau kontrak dulu sementara. Kantorku, Tidak ada masalah dengan jarak yang bakal menjadi lebih jauh jika harus pindah tahun ini. Insyallah sudah dipersiapkan sebelumnya.

Kehamilan (?)

Masih ‘idle’ wal mengambang antara ‘puas’ dengan cukup dua jagoan kecilku ataukah masih harus dilengkapi dengan new princess. Dan tahun ini akan menjadi tahun terakhir idle-ku karena umur bakal mencapai batasan kehamilan yang aku set sejak awal, yakni 35. jika Allah tidak menghendakinya, maka insyallah kami bakal ambil cara kontrasepsi ‘final’ tahun ini.

Hubungan dengan-Nya

Alhamdulillah sudah setahun ini bisa rutin sholat dhuha, tidak lagi mencari-cari alasan kerepotan pagi hari. Sayangnya masih begitu berat dan sulit untuk bisa bangun malam bertahajjud. Belum banyak tambahan puasa sunnah yang aku jalankan kecuali karena keharusan bayar hutang puasa wajib dan beberapa puasa sunnah yang sangat dianjurkan. Semoga di tahun ini Allah akan berikan kemudahan dalam mendekati-Nya.

Overall, semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik di tahun 2012, diberikan rejeki yang lancar dan kekuatan iman selalu.

Selamat menyambut tahun baru buat semua.

Comments (2) »

VCD Playerku Wassalam

Pada hari minggu kemarin, baru aja hati riang gembira karena ‘lolos’ jadi member kembali di VCD Rental lama langgananku beberapa tahun lalu. Yups, setelah aku yakin si penjaga rental bukan yang dulu itu, aku beranikan memulai pinjam VCD kembali .

Maklum, setelah kejadian kurang menyenangkan saat itu, kita pun putus berlangganan. bahwa kita dipaksa mengganti kaset yang kita sewa dengan yang baru atau seharga baru versi originalnya karena alasan ada fisik VCD yang sedikit gores setelah kami pinjam. Padahal kami merasa tidak ada perlakuan yang tidak wajar dari kami, cuman apesnya kita nggak begitu telisi kondisi awal waktu pinjam.

Sempet beradu mulut ama si mbak penjaga waktu itu, mbencekno poko’e….

Setelah kejadian itu aku pun mencari rentalan yang lain. Udah jalan 3 tahunan. Sayangnya terakhir-terakhir ini aku ngerasa jenuh, koleksi drama / komedi udah pernah aku pinjamin semua!!. Tinggal film-film baru yang jangka pinjemnya 1-2 hari yang ngggak memungkinkan aku bisa memenuhinya. Biasa, sepulang kerja kadang kecapean yah langsung tidur, belum rebutan ama si kecil yang mau lihat film anak-anak kesukaan mereka.

Kali ini aku daftarnya pakai nama ayah dengan alamat rumah orangtua ( as KTP) plus nomor telpon rumah itu. Syukurlah bisa…. Dulu seingetku klo daerah jangkauan rada jauh dari tempat sewa, maka nggak bisa jadi member, walaupun masih area Surabaya. Sebelumnya member atas nama aku dengan beralamatkan di rumah yang kutinggali sekarang. Lumayan deket memang. Bener-bener happy deh. Apalagi insyallah aku bakalan nggak ter’gantung’ lagi ama si ayah untuk mengembalikannya, karena aku dah berani pake sepeda sendiri!

Aku pinjam langsung 4 VCD.

Tapia pa yang terjadi, setelah si adik muter pinjeman ultramen ama spiderman, lha koq giliran playernya yang died? Kurang jelas kejadiannya seperti apa, karena waktu itu aku juga si ayah sedang tidur. Baru ketahuan pas aku tanyakan kemana seri ke-2 Spiderman, si adik jawab kalau masih didalam player. Lha aku pencet powernya koq nggak nyahut? Tidak mau on. Mati pet, nggak keluar sinyal lampu sama sekali.

Lha piye membuka kasetnya? Kan harus pakai otomatis tombok disitu?

Si kakak cerita waktu itu tiba-tiba memang mati. Heran juga sih, wong pertama kali muter aku lihat masih oke. Tadi pagi-nya aku buat muter kaset senam Tai Bo juga no problem. Langsung deh hilang harapan……., nih player kayaknya sudah ‘saat’nya berakhir.

Karena yakin ini pastinya dah rusak, lalu mikir gimana mengeluarkan VCD-nya dengan selamat? Jalan satu-satunya si player harus dibuka paksa! Jangan sampai tragedy mengganti kaset itu terulang yah…… dan ternyata membukanya pun nggak mudah. Si ayah sampe pusing juga ngakal. Soalnya kasetnya emang nyangkut, terjepit ama rangka pemutarnya. Kalo di cungkil yah khawatir kaset malah tergores. Syukurlah dengan berbagai cara, akhirnya si kaset terselamatkan. Udah dicoba puter lagi nggak masalah.

Ya gitu, terpaksa malem itu langsung nyari player baru. Pye maneh…. Pengeluaran tidak terencana.

Tetep sih milih produk yang murah meriah aja sesuai budget, lagian klo yang merk terkenal kan lebih rewel katanya? Alias nggak mau dibuat muter kaset yang ecek-ecek. Belum lagi bersentuhan dengan tangan anak-anak yang sukanya gradak’an…..

jadi mikir yang enggak-enggak, kenapa koq apes sih sama rental yang ini? Baru petama kali pinjem, ada aja kejadian.

Comments (8) »

[Mother’s day] She is a Hero

Hari ibu sudah lewat, sedikit telat menulis tidaklah mengapa. Peringatan ini tetap menjadi momen terbaik untuk memberikan penghargaan yang paling tinggi pada seorang ibu.

Sepintas pikiranku melayang kira-kira apa yang akan aku tuliskan tentang ibuku. Tapi tiba-tiba mata ini berkaca-kaca hampir menangis mengingat cerita saat itu….

Di siang bolong dengan mengayuh sepeda ibuku mendatangi rumah paman berharap akan dapat pinjaman uang untuk membayar sekolahku.

Masih ingat pula waktu aku masih kecil, saat lebaran sudah dekat ibuku bingung belum bisa memenuhi rengekan aku dan kakakku untuk dibelikan baju baru. Teringat saat ibuku sering terlihat menangis, bagaimana tubuhnya kurus kering karena memang waktu itu bukanlah masa yang mudah, sebab masih ada banyak tanggungan besar yaitu kuliahku.

Dialah ibuku. Hanya wanita desa, tapi sebenarnya dia adalah wanita yang sangat tegar, kekuatannya melebihi seorang laki-laki. Dikarenakan keterbatasan ayah, bisa jadi ibu-lah yang lebih tepat untuk dijadikan sebagai kepala keluarga atau tulang punggung perekonomian kami sejak kecil. Beliau adalah pahlawan bagi keluarga. Disaat semua tidak memungkinkan untuk bisa melanjutkan kuliah, ibulah yang meyakinkan aku untuk tidak putus harapan. Yakin bahwa Allah pasti akan memberikan jalan keluar.

Ibuku tidak pernah melewatkan puasa sunnah senin kamisnya. Ibu juga selalu menjaga sholat malamnya. Dan yang paling hebat dari semua itu, ibuku sangatlah penyabar. Seringkali kesabarannya kerap malah menjerumuskan beliau dalam kesulitan karena malah dimanfaatkan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab, tapi tetap saja beliau tidak akan pernah marah apalagi melabrak. Jarang sekali beliau marah besar kepada anak-anaknya.

Semoga Allah memberikan ketenangan batin di masa tuanya kini, ditetapkan iman dan islamnya, diberikan kesehatan dalam hari-harinya. Ya Allah, berikan umur yang panjang kepada beliau, izinkan beliau untuk menjadi tamu-Mu sebagai mana yang sudah kami rencanakan. Dan ampuni segala dosa-dosanya karena beliau hanyalah manusia biasa yang juga tidak terlepas dari kesalahan dalam hidupnya.

Dan semoga engkau jadikan kami anak-anak yang berbakti dan penuh hormat kepada orang tua.

*beberapa kali aku tidak kuasa menahan air mataku yang tanpa sengaja mengalir…..
2

Comments (10) »

Asyiknya Bisa berkeringat

Berkeringat aja bangga? Begitulah….

Ceritanya kemaren aku janjian ama temen nyobain senam di tempat lain. Yaitu di rumah instruktur yang biasa ngajar hari selasa di sanggar tempat kita jadi member. Namanya Mbak Nur. Guru senam yang ini emang oke pol. Gerakan senamnya mengasyikkan, nggak bikin bosen apalagi menguap ngantuk. Gerakannya tuh semi-semi kayak menari, nggak rugi pokoknya kalo ikutan.

Setelah beberapa kali janjian gagal mulu alias kapan hari gagal karena badanku nggak fit, terus tertunda lagi karena si kakak lagi UAS, nah kebetulan deposit di sanggar juga udah habis, plus jumat kemaren lagi jadwalnya instruktur lain, akhirnya kita pun sepakat datang ke rumah si guru.

Udah gitu di jalan sempet spot jantung takut telat nggak nututi. Lawong tol macet ada kecelakaan. Mana kita belum tahu pasti rumahnya, cuman dikasih ancer-ancer doank trus disuruh nanya Mbak Nur guru senam istrinya marinir. Syukurlah tetep bis mengejar waktu, walaupun dah mepet banget.

Dan beneran, kita pun sempet kesasar Keliru masuk di sanggar senam yang lainnya. Sempet malu ama instruktur yang disitu karena terpaksa kami harus melanjutkan pencarian ke rumah si Mbak nur. Syukurlah setelah itu ketemu juga lokasi yang dituju.

Kapan hari yah sempet survey rumahnya tapi nggak pake nanya-nanya tetangga. Ngeliter gang sambil berharap kedengeran suara music senam. Tapi mungkin pas bukan jadwalnya kali yah, nggak nemu.

At least waktu itu udah ada gambaran lokasi mana aja tempat berjualan makanan atawa gorengan yang bisa buat ganjel perut sebelum senam, daripada perut bernyanyi… namanya juga pulang kerja langsung senam.

Ternyata…… anggotanya disitu buanyak. Sama banyaknya kayak di sanggar yang biasa kami ikut. Malah, lebih banyak disitu kali yah. Bedanya tempat yang ini kecil. Maklum, cuman ruangan tamu yang dipakek senam. Sepertiga dari luas sanggar kami tapi anggota sama banyaknya. Bisa dibayangin deh.

Walhasil senamnya pun dempet-dempetan. Gerakannya didominasi gerakan di tempat. Atau kalaupun gerakan melangkah, palingan yah nggak sampe jauh bergesernya. Tapi, walaupun begitu gerakan yang lakukan tetap berkwalitas.

Dengan ruang tamu yang segitu dan peserta yang segito, plus ventilasi yang minim, no fan no AC, pintu ditutup. Sambil jingkrak-jingkrak pula. So, bisa kebayangkan kan panasnya ? Sauna book. ..

‘beruntungnya’ adalah…. Akhirnya aku bisa berkeringat banyak. Jarang-jarang lho aku bisa keringetan kayak gitu. Kecuali cuman pliket-pliket sekujur badan. Apalagi kalo senamnya sambil ngantuk, wah.. Dijamin keringat nggak nongol.

Ga tau deh bawaaan sejak dulu aku tuh susah berkeringat. Selain memang kurangnya minum. Makanya kulitku lumayan kering. Sampek pernah ke dokter pas SMA minta dites kenapa dengan kulitku. Tapi yah gitu, saran dokter cuman suruh banyak minum aja.

Well, intinya seneng rasanya ngeliat keringetku kemaren. Tanganku bisa basah walo nggak pake mentul-mentul kayak jagung. Berulangkali aku lihatin kulitku, hati gembira…. Kulit terkesan jadi sehat, nggak kering klo bisa keringatan. Kalo lanjut ikutan senam disini berarti kalori yang terbakar bisa jauh lebih banyak. Dan, berat badanku bisa turun lagi donk?. ‘masih’ 52-53 kg sih, tapi bawaan jalan udah berat. Aku prefer 49-50 ajja.

Kerennya lagi, iuran-nya murah banget. Sekali datang cuman 5 ribu. Kalo di sanggarku, 20 ribu!! 4 kali lipatnya tuh. Sedang kalau sistem deposit, bayar 80 ribu untuk 8 kali pertemuan. Nggak datang maka hangus. Gara-gara badan enggak fit udah kepotong 20 ribu deh uangku.

Kayaknya mau cobain yang ini dulu deh. Lumayan ngirit juga. Toh lokasinya memungkinkan. Deket jalur shuttle kantor. Turun lalu bisa ditempuh ama jalan kaki.

Ini simpenan poto ama Mbak Nur pas senam pertama usai lebaran kapan hari. barisan depan sebelah kiri baju putih :


*Thanks to Mb Naning yang udah ngajakin aku. Salut ama semangat senammu Mbak…



Comments (6) »

UAS Kakak

Sudah beberapa hari ini si kakak sedang Ujian Akhir Semester. UAS pertama dia karena memang baru duduk di kelas satu. Walaupun pulang kerja udah capek n mengantuk pol, tetep berusaha ikut ngajari review dikit-dikit. Sambil angop-angop, membacakan soal-soal latihan di buku yang akan diujikan untuk dia jawab. Ikut bertanggung jawab gitu…. Walaupun sorenya sudah belajar di mbak Anis, tempat dia les privat. Gitulah, pengen menanamkan pada si kakak bahwa ujian harus dianggap sungguh-sungguh, bukan asal lewat tanpa usaha.

Tapi, yah si kakak memang rada susah diam untuk konsen, jadinya hati ikut gregetan pula. Kalau udah nggak ngatasi , baru lapor “ Ayah, nih farid nggak mau belajar”. Apalagi pagi tadi, hu uh susahnya diajak belajar. Maunya dolanan aja sama adiknya. Merengek terus minta ke taman tapi nggak kita turuti. Berontak sambil nangis-nangis nggak mau belajar. Mau sebentar tapi sambil ngadep lihat tv.

Susah juga walaupun udah diiming-imingi ‘hadiah’ kalo nilainya nanti bagus, apalagi juara. Dia masih kurang care. Kadang dia jengkel bilang “ Bisa , nanti aku bisa koq…”.

Insyallah dia memang lumayan ‘encer’ sih, cuman kan nggak bisa santai begitu. Malah, sukanya kurang teliti dalam mengerjakan. Gurunya bilang dia suka keburu-buru, baru berapa menit eh udah selesai. Jadinya banyak yang salah juga.

Mungkin aku sendiri dalam hal ini, ikut terbawa kebiasaanku waktu masih sekolah yang lumayan mempeng sinau. Nggak bisa menganggap santai ujian. Beberapa hari sebelumnya pasti sudah menyiapkan. Sudah bikin planning, jam berapa harus belajar bab berapa. Jam berapa break-nya. Tidak ada jatah fun activity selain belajar only. Kalo udah masa ujian, sudah minta ijin ibu biar nggak dikasih tugas rumah yang berat-berat.

Yah, mudah-mudahan aja si kakak bisa melewati ujiannya dan hasilnya bagus. Kalau raport sisipan kemaren dapet urutan nilai ke-14, semoga raport-an nanti ada kemajuan.

Comments (6) »

Nyemil Bareng

Sudah lumayan lama istirahat nggak bawa sesuatu untuk dimakan rame-rame di shuttle kantor, terakhir si donat. Dari kapan hari kepikiran enaknya dibawain apa yah? Pengennya mau beli pastel jadi tapi nggak kelakon. So, berhubung di kantor finance lagi janjian bawa sesuatu untuk dimakan ama sambel pecel, akhirnya yaweslah bikin gorengan aja. Sedikit nggak match it’s ok…. Anak-anak ada yang mau bawa sayur, krupuk buat dicocolin, ada juga yang bawa lontong.

Sekarang rada jarang bawa makanan ke kantor finance, lebih seringnya disantap di lyn antar jemputku.

Udah jadi kebiasaan sehari-hari dalam perjalanan menuju kantor, di mobil semua nyemil sambil ngobrol sana –sini. Kalo lengkap, mobil penuh diisi 7 staff plus sopir. Masing-masing anggota punya ‘brand’ sendiri-sendiri. Bapak sopir biasa belikan aneka macam gorengan, si a sukanya bawa pisang goreng atau apa aja yang dia temui di warung yang dia lewati. Sedangkan si b seringnya bawa dadar jagung. Lalu giliran si c suka bawa lumpia. Ada juga yang suka bawa cakue / roti goreng. Karena aku pernah bawain TL alias Telo (goreng), donat, maka itu yang jadi trademark aku. Selalu bikinan sendiri sih.

Maka pagi ini aku bela-belain umek di dapur bikin gorengan yang biasa dibuat temen maem bakso. Beberapa hari yang lalu udah beli kulit pangsitnya, niatnya awal buat dikonsumsi sendiri sih….

Dan, ternyata rata-rata temenku suka. Enak, komentarnya “ percobaannya berhasil mbak In”. Syukurlah.

Insyallah liburan besok aku mau bikin sesuatu lagi ah…. Ntar aku bawa juga buat temen-temen. Ngewangi ngenthekno….

Comments (9) »

Ayo beli, beli sekarang

Beginilah kalau anak kecil meminta sesuatu. Tidak perlu mikir mungkin tidaknya, cukup nangis merengek, minta dituruti sekarang!

Adik : ayo beli mobil ayah, ayo kita beli sekarang (sambil uyel-uyel duduk di leher ayahnya)

Ayah : iya dik…

Me : kemaren kan sudah dibelikan mobil sih dik, kenapa minta lagi? Tuh cari mobilnya banyak yang masih bagus bagus.

Adik : bukan mobil itu, mau mobil besar seperti kemaren

Ayah : (berbisik) wong dia mau mobil beneran koq….

Me : @#$%^^&&***(&^^%…….

Ayah : makanya ta dik sholat, didoakan biar ayah sama ibu rejekinya banyak biar bisa beli mobil.

Akhirnya setelah itu disuruh ayah sholat, e’e nurut mau sholat. Langsung ambil sarung ikut di-imami ayah. Trus khusuk berdoa mengamini ayah.

Bukan sekali aja adik ‘usul’ beli mobil. He he…. “ enak lho yah kalau hujan rambutnya tidak basah…..”

Si kakak juga gitu, suatu hari dengan entengnya bilang “ ibuk, berapa sih uangnya buat beli mobil?”. Aku jawab “yah buaaanyak”. Lalu dia balas “ dua ribunya sampai berapa? Kalu nanti aku tambahi uangku sepuluh ribu , udah bisa buat beli yah?”

Gitu deh anak-anak….. Nggak ngerti mumet-e muter duit.

Semoga harapan mereka akan menjadi doa. Semoga Allah akan memberikan rejeki-Nya lebih dan lebih.

Comments (8) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352