Tears for A Friend

Harusnya hari ini aku bersuka ria karena hari ini aku bersama keluarga ber-rekreasi mengunjungi Jatim Park (Lagi!). sayangnya perasaanku sejak pagi sedikit terganggu dengan sesuatu yang membuat hati ini menjadi begitu sedih. Sesuatu yang sulit diungkapkan disini, sesuatu yang mengganjal di hati dan akan mudah membuat mata meneteskan air mata.

Dan kesedihanku bertambah karena kabar melalui SMS mengenai keputusan resign yang mendadak dari seorang teman. Aku adalah orang pertama yang diberitahu dia soal ini. Beberapa hari sebelumnya kami berkomunikasi, puluhan SMS membahas permasalahan yang dia hadapi saat ini. Sedikit sulit mencari kesempatan curhat di kantor, karena dia sendiri tidak mau kami terlihat ‘dekat’ dengan alasan jika ada image negative yang dituduhkan ke dia maka orang lain tidak akan mengkaitkannya dengan aku. I know she care me much….

Saat itu, akulah yang menawarinya vacancy yang dia pegang saat ini, a cashier. Walaupun dia tidak mempunyai background pendidikan yang pas untuk posisi ini. But karena posisi itu sebelumnya juga diisi orang yang jurusannya jauh dari urusan keuangan, maka akupun berani menawarkan dan sedikit memaksa dia untuk mau mencoba melamarnya.

Aku masih ingat betapa sulitnya meyakinkan dia bahwa lowongan itu adalah tidak masalah untuk ‘kemampuan’nya. Lalu akhirnya dia berhasil diterima walaupun baru beberapa bulan setelahnya. Pastinya bukan karena referensiku, karena aku hanya pemberi informasi lowongan, dia melamar melalui jalur yang semestinya dan keputusan ada di tangan pimpinan saat itu

Tapi….. ternyata finally I know dia tidak pernah menyukainya! mungkin di matanya dia merasa tidak berhasil menjalaninya dengan baik…. Even it’s not true! Karena selama ini yang aku tahu dia sangat berperasaan atas segala sesuatu yang sebenarnya mungkin tidak harus begitu.

Dan sekarang, pagi ini, dia meminta advise dari aku untuk mencari alasan yang tepat yang harus dia sampaikan ke managemen tentang rencana resign-nya. Tentu aku tidak rela dia pergi! Bukan karena aku egois agar aku tetap aman dengan my comfort zone sekarang, but she is my friend, more than a friend!

Aku berusaha sebisa mungkin memberi beberapa pendapat dan sudut pandang agar dia bisa mempertimbangkan ulang, memikirkannya secara sangat matang. But lebih dari itu, ada beberapa hal yang memberatkan dia secara mental.

“ If so….. I am so sorry abt that. Very sad ofcourse. Mean all being helpless now. No better choice except that decision. Also don’t forget to have night pray”, itulah sms terakhir yang bisa aku balas setelah akhirnya aku bisa memahami bahwa ini memang bukan hal yang mudah.

Aku hanya tidak bisa membayangkan jika saat itu benar benar datang. Dia teman yang begitu berarti di mataku.….. sempat terbayang kami akan bekerja di perusahaan ini sampai kami pension nanti, tua bareng-bareng di tempat ini……

Aku mengenalnya sejak di GGWI, perusahaan lamaku. Saat kami sama-sama sebagai pendatang baru tahun 2001 kala itu, karena itulah Kami merasa begitu dekat. Dia pula lah orang yang aku ajak share tentang seseorang yang sekarang menjadi suamiku. Kita juga pernah sama-sama ditugaskan di pulau seberang, tinggal satu mess, seperjuangan menjadi the A team perusahaan kami. Dialah yang bersedia meminjamkan hape-nya agar aku bisa berkomunikasi dengan ‘calon’ suamiku saat disana. Kami sama-sama pernah menginap di rumah masing-masing.

Dia pulalah yang begitu perhatian disaat melihat aku ‘dianiaya’. Aku masih ingat kala di ggwi itu, tiba-tiba di pos satpam ada titipan, bungkusan berisi Apel buat aku. Katanya sebagai penghibur hariku karena dia telah melihat aku sedang fighting berargumen menghadapi pimpinanku dengan posisiku saat itu yang terjepit.

Dalam sholatku, aku tidak kuasa menahan air mataku dan mendoakannya agar Allah memberikan jalan yang terbaik untuknya.

God, I really love her.

Sun, 06 May 6, 2012 11;10 PM – Composing with much tears dropped.

Advertisements

4 Responses so far »

  1. 1

    semoga yang terbaik untuk temannya mb ina ya…

  2. 3

    inacw said,

    srisariningdiyah said: semoga yang terbaik untuk temannya mb ina ya…

    amin… berharap dia bisa berubah pikiran mbak..

  3. 4

    inacw said,

    tehcokelat said: Amiiin 😦

    makasih…. semoga Allah memberinya yang terbaik


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: