Archive for May, 2012

Tears for A Friend

Harusnya hari ini aku bersuka ria karena hari ini aku bersama keluarga ber-rekreasi mengunjungi Jatim Park (Lagi!). sayangnya perasaanku sejak pagi sedikit terganggu dengan sesuatu yang membuat hati ini menjadi begitu sedih. Sesuatu yang sulit diungkapkan disini, sesuatu yang mengganjal di hati dan akan mudah membuat mata meneteskan air mata.

Dan kesedihanku bertambah karena kabar melalui SMS mengenai keputusan resign yang mendadak dari seorang teman. Aku adalah orang pertama yang diberitahu dia soal ini. Beberapa hari sebelumnya kami berkomunikasi, puluhan SMS membahas permasalahan yang dia hadapi saat ini. Sedikit sulit mencari kesempatan curhat di kantor, karena dia sendiri tidak mau kami terlihat ‘dekat’ dengan alasan jika ada image negative yang dituduhkan ke dia maka orang lain tidak akan mengkaitkannya dengan aku. I know she care me much….

Saat itu, akulah yang menawarinya vacancy yang dia pegang saat ini, a cashier. Walaupun dia tidak mempunyai background pendidikan yang pas untuk posisi ini. But karena posisi itu sebelumnya juga diisi orang yang jurusannya jauh dari urusan keuangan, maka akupun berani menawarkan dan sedikit memaksa dia untuk mau mencoba melamarnya.

Aku masih ingat betapa sulitnya meyakinkan dia bahwa lowongan itu adalah tidak masalah untuk ‘kemampuan’nya. Lalu akhirnya dia berhasil diterima walaupun baru beberapa bulan setelahnya. Pastinya bukan karena referensiku, karena aku hanya pemberi informasi lowongan, dia melamar melalui jalur yang semestinya dan keputusan ada di tangan pimpinan saat itu

Tapi….. ternyata finally I know dia tidak pernah menyukainya! mungkin di matanya dia merasa tidak berhasil menjalaninya dengan baik…. Even it’s not true! Karena selama ini yang aku tahu dia sangat berperasaan atas segala sesuatu yang sebenarnya mungkin tidak harus begitu.

Dan sekarang, pagi ini, dia meminta advise dari aku untuk mencari alasan yang tepat yang harus dia sampaikan ke managemen tentang rencana resign-nya. Tentu aku tidak rela dia pergi! Bukan karena aku egois agar aku tetap aman dengan my comfort zone sekarang, but she is my friend, more than a friend!

Aku berusaha sebisa mungkin memberi beberapa pendapat dan sudut pandang agar dia bisa mempertimbangkan ulang, memikirkannya secara sangat matang. But lebih dari itu, ada beberapa hal yang memberatkan dia secara mental.

“ If so….. I am so sorry abt that. Very sad ofcourse. Mean all being helpless now. No better choice except that decision. Also don’t forget to have night pray”, itulah sms terakhir yang bisa aku balas setelah akhirnya aku bisa memahami bahwa ini memang bukan hal yang mudah.

Aku hanya tidak bisa membayangkan jika saat itu benar benar datang. Dia teman yang begitu berarti di mataku.….. sempat terbayang kami akan bekerja di perusahaan ini sampai kami pension nanti, tua bareng-bareng di tempat ini……

Aku mengenalnya sejak di GGWI, perusahaan lamaku. Saat kami sama-sama sebagai pendatang baru tahun 2001 kala itu, karena itulah Kami merasa begitu dekat. Dia pula lah orang yang aku ajak share tentang seseorang yang sekarang menjadi suamiku. Kita juga pernah sama-sama ditugaskan di pulau seberang, tinggal satu mess, seperjuangan menjadi the A team perusahaan kami. Dialah yang bersedia meminjamkan hape-nya agar aku bisa berkomunikasi dengan ‘calon’ suamiku saat disana. Kami sama-sama pernah menginap di rumah masing-masing.

Dia pulalah yang begitu perhatian disaat melihat aku ‘dianiaya’. Aku masih ingat kala di ggwi itu, tiba-tiba di pos satpam ada titipan, bungkusan berisi Apel buat aku. Katanya sebagai penghibur hariku karena dia telah melihat aku sedang fighting berargumen menghadapi pimpinanku dengan posisiku saat itu yang terjepit.

Dalam sholatku, aku tidak kuasa menahan air mataku dan mendoakannya agar Allah memberikan jalan yang terbaik untuknya.

God, I really love her.

Sun, 06 May 6, 2012 11;10 PM – Composing with much tears dropped.

Advertisements

Comments (4) »

Alhamdulillah JAMSOSTEK Bakal Cair

Ceritanya, beberapa hari ini ndilalah aku baru sadar bahwa uang dari keanggotaan JAMSOSTEK yang aku punya dari 2 perusahaan sebelumnya akan bisa dicairkan bulan ini, mei 2012. Syukurlah sadarnya tepat waktu, beneran kemarin-kemarin nggak ingat sama sekali.

Yah, JAMSOSTEK baru bisa cair setelah keikutsertaan selama 5 tahun! Begitulah pernyataan si pegawai waktu aku telpon 4 tahun yang lalu. So walaupun keikutsertaan sudah berhenti, karena ternyata di perusahaan yang sekarang mendaftarkan aku dengan nomor baru , kita tetap nggak bisa mengambil hak jika belum lima tahun.

Bayangkan jika ada banyak orang yang keikutsertaannya nggak begitu lama lalu nggak mau pusing mengurusi pencairan dan atau kelupaan kapan bisa cair, uang itu lari kemana coba? Belum lagi kabar korupsi yang di media itu….. nggak rela lah. Walaupun, mungkin nilai uangnya nggak seberapa karena baru setahunan plus.

Kartu JAMSOSTEK-ku yang lama tercatat bekerja di 3 nama perusahaan yang berbeda, ocean – royal – rexam untuk rentang mei 2007~juli 2008. Zamannya ‘krisis’ sehingga harus terus hunting pekerjaan. Ocean dan royal sih sebenarnya satu perusahaan yang sama, pindah nama doank. Sedangkan 7 tahun di tempat sebelumnya bekerja, perusahaan nggak mengikutkan program yang satu ini.

Sejujurnya ada perasaan ketir-ketir bakal nggak bisa cair gara-garanya di perusahaan terakhir – rexam, aku belum mengantongi surat referensi kerja!. Seandainya kartu lama langsung dilanjutkan di perusahaan yang sekarang, masalah akan terselesaikan. Karena bakalan di perusahaan yang terakhirlah referensi diminta.

Sempet kepikiran mau minta tolong siapa yah? Sampai terbersit cara busuk (nggak juga sih), jika nanti sampai ruwet-ruwet rencananya aku mau nego orang dalam deh, setidaknya aku kasih berapa persen dari pencairan. Lha dari pada nggak keluar? Toh itu murni uangku yang dipotong dari gaji bulanan.

Aku juga sudah berusaha cari surat alternative. Kapan itu pernah managerku tanda tangan surat keterangan gaji waktu aplikasi kartu kredit. Lha suratnya udah aku uprek-uprek nggak nemu. Pikirku kali aja bisa dijadikan pengganti yang bisa menerangkan bahwa aku pernah bekerja di perusahaan ybs.

Lalu kemarin aku menelpon kembali kantor JAMSOSTEK mengenai persyaratan yang harus dipenuhi. Aku sampaikan ke pegawainya bahwa referensi yang terakhir tidak karuan, hilang. Solusinya apa? Dia pun menjawab boleh dengan surat kehilangan dari kepolisian. Asal data yang lain cocok. Haaaah nafas lega deh…. At least ada way out. Gampang kalau cuman minta di kepolisian.

Tapi, tetap saja aku kurang puas sebelum berusaha melalui jalur yang tepat alias mencoba meminta kembali surat referensi ke perusahaan lamaku.

Akhirnya siang tadi sebelum istirahat aku beranikan menelpon kantor lama. Setelah bersilaturrahim and sharing masalah ini ama ex teman se-departemen, aku pun disambungkan ke hrd. Deg deg-an takud hasilnya nggak berkenan, dalam hati langsung deh baca ayat-ayat doa biar si orang yang aku hadapi berbaik hati.

ibu Lili yah? Masih ingat saya bu? Saya ina yang dulu di Accounting, bawahannya pak xxx….”, sapaku membuka percakapan. Dan syukurlah beliau masih ingat. Si ibu heran tumben aku telpon, pasti ada perlu.

Memakai trik-nya Dale Carnegie, aku mengakui bahwa bersalah dan minta maaf dulu, istilahnya setor leher dulu deh. waktu itu ibu juga sudah menyampaikan bahwa jika jarak pengajuan resign kurang dari 1 bulan, maka referensi tidak akan diberikan. Dan saya menyetujui konsekwensi itu. Tetap keluar walaupun tanpa referensi. Tapi saya pikir lagi sekarang, kalau nggak diambil kan eman-eman bu? “ begitulah aku menyampaikannya ke beliau.

Beneran tanggapannya enak dan cooperative. Tanpa sanggahan diapun menyanggupinya untuk membuatkan keterangan pernah bekerja. Dia tanya lagi detail namaku, posisiku dan periode aku bekerja. Nanti suratnya akan dititipkan di pak satpam. Siiip, ku bilang nanti aku kirimi kue deh sebagai tanda terima kasih. Tapi beliaunya bilang nggak usah, jangan, malah nggak enak. Aku pun ngotot “ tapi kalo kuenya buat orang banyak nggak papa kan bu…?”

Alhamdulillah ya Allah…. Alhamdulillah……

Bagi yang mau mencairkan JAMSOSTEK juga, syaratnya berikut ini :

1. Membawa kartu keikutsertaan

Me- Menunjukkan ktp asli + fotocopy

2.Menunjukkan referensi kerja perusahaan terakhir asli + fotocopy

3. – Menunjukkan ksk asli + fotocopy

4. – Mengisi form nomor 5 untuk pencairan JHT di kantor JAMSOSTEK

Comments (8) »

Ingin Ke Tanah Suci

Sungguh ada perasaan yang begitu dalam untuk bisa berkunjung ke sana, ke tanah suci. apalagi setelah membaca beberapa jurnal umrah dari beberapa kawan.

kapan ya Allah….? Kabulkan keinginan kami yah Allah dengan izinmu, dengan limpahan rejekimu. tidak ada yang tidak mungkin jika Engkau menghendakinya Ya Allah. Bukakan pintu rejeki kami, berikan keberhasilan atas apa yang sudah diupayakan suami saya Ya Allah…

Bukalah jalan kemudahan bagi kami untuk mewujudkannya. karena kami begitu rindu… rindu sekali ya Robbi…. berilah kami kesempatan sebagimana engkau telah memberi kesempatan kepada kawan-kawan yang lain. Mudahkan ya Allah…..

Ampuni dosa-dosa saya, hambamu ingin sekali membersihkan segala kotoran dan dosa yang ada, hambamu ingin bertemu di tanah suci.

Amin ya Robbal Alamiin.

Wed, 020512 05;26 am

Leave a comment »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352