Archive for June, 2012

Ibu Matanya Koq Merah ?

Pagi ini aku menghadiri acara pengambilan rapotnya kakak yang dibarengkan dengan pentas seni plus wisuda anak kelas VI. Aku datang lumayan awal. Pikirku toh aku pas libur, nggak ada acara lainnya juga.

Senang menyaksikan kreasi anak-anak yang tampil. Ada yang berpidato bahasa Inggris, ada yang atraksi pencak silat, drama juga tari-tarian. Sayangnya si kakak nggak ikut ambil bagian.

Ada perasaan pengen banget si kakak bisa semuanya. Ngiri lihat anak lain bisa ini bisa itu. Tapi yah anak-anak punya interest sendiri-sendiri. Mungkin saat ini minat si kakak belum kelihatan nonjol dimana.

Saat prosesi wisuda dimulai, berangsur mataku menjadi merah dan meneteskan air mata. Aku pun kesenggukan. Ada perasaan haru bercampur bangga melihat anak-anak yang diwisuda.

Walaupun si kakak saat ini masih mau naik kelas II, melihat mereka yang diwisuda serasa bagai kilas maju aku nantinya. Yah, sebuah perjalanan yang masih panjang bagi orang tua untuk menghantarkan putra putrinya meraih masa depan agar menjadi pribadi yang berkualitas dan berguna.

Lantunan lagu Hymne Guru dan beberapa lagu nasional yang mengiringi prosesi membuat hatiku ikut merasa sendu. Aku pun jadi sesenggukan menangis.

“kenapa sih matanya Ibuk?”, Tanya si kakak. Ada juga anak-anak kecil lainnya yang bingung melihat banyak orang mengusap mata “koq semua orang nangis she”.

Aku selalu mudah sekali menangis setiap kali mengikuti momen seperti ini. Aku selalu teringat perjuangan panjangku kala itu, dan ini akan selalu membuatku menangis.

Wisuda yang pertama waktu D3, mungkin kesan yang teringat cuma happy. Diantar bapak ibu, lengkap sama kakak. Lalu ber-photo ria bersama teman-teman…..

Tapi….., di wisudaku yang ke-2, wisuda S1, hanya aku dengan diantar suamiku. Anak-anak tidak ikut. Masih teringat betul saat itu uang kami sudah sangat menipis. Aku minta suami agar pinjam uang ke kakak ipar buat bayar rias wajah. Sisanya aku pakai untuk bayar 2x foto. Sedih sekali rasanya. Saat itu memang tahun yang sulit bagi kami, apalagi si Adik baru lahir di saat aku baru dapat PHK.

Teringat saat aku dan para wisudawan mulai berjalan menuju mimbar dan berada di tempat duduk masing-masing, aku masih menangis tidak henti-hentinya. Bahagia campur haru yang tidak ketulungan atas ‘perjalanan’ panjang dari tahun 2000 sampai 2006

Ingat betapa aku harus sangat menghemat gajiku yang sangat kecil kala itu agar aku bisa membiayai sendiri transfer S1-ku. Karena sudah tidak mungkin lagi membebani orang tua. Lalu kuliah sempat tertunda karena 2 kali cuti saat aku ditugaskan ke luar pulau oleh kantor tempat aku bekerja.

Menangis bahagia akhirnya transfer S1-ku kelar juga. Memang idealnya hanya 2 tahun masa studi. Yah, tersendat gara-gara skripsi. Konsentrasiku menyelesaikan skripsi sudah sangat kesulitan setelah aku menikah lalu punya anak pertama. Aku berjanji selama cuti melahirkan skripsi akan aku selesaikan. Tapi, segala sesuatunya belum memungkinkan. Aku pun lalu hamil yang ke-dua.

Sampai akhirnya batas waktu masa studiku habis. Kebetulan bersamaan momen kantorku yang bangkrut. Dan aku pun kena ikut PHK. Mulailah aku konsen penuh siang malam untuk menyelesaikannya. Dan saat itu perutku sudah sangat besar, tapi aku berusaha keras menjalani semuanya. Dua hari sekali aku menemui pembimbingku. Sendirian. Alhamdulillah ujian dapat A.

Teringat saat aku mengikuti yudisium, 31 Agustus 2006. Dengan perutku yang semakin membuncit, aku datang sendirian tanpa minta antar suami. Naik sepeda motor sendiri. Waktu itu perutku sudah terasa sedikit nyeri di bagian bawah, tapi aku mikirnya mungkin karena kecapekan pakai sepatu tertutup ber-hak. Malam harinya akupun masih putar-putar minta antar suami untuk scan ijazah dan lain lain buat kelengkapan mencari pekerjaan baru. Dan tidak disangka tengah malam perutku terasa mulas. Akhirnya si adik pun terlahir 01 September 2006. Tepat setelah aku yudisium!

Yah, momen wisuda-an akan selalu membuatku menangis.

Advertisements

Comments (23) »

Say Hallo to Jakarta

* Dari pada longok2 tanpa hasil akibat delay pesawat 90 mnt …

Well… I said kunjungan ke jakarta kali ini adalah “jalan-jalan”. dianggap aja gtu. udah dari awal maret yang lalu aku diminta mengunjungi customer buat reconcile bareng sama-sama finance. tapi selalu aku cueki and lebih memilih membereskan by phone ajah. mmhhh… nggak tau yah, rasane aras-arasen gtu… malas he he…

saking keseringan disinggung si bos marketing agar aku berangkat, akhirnya aku pun nggak punya alasan lagi. yasuddah koq kethoane nolak terus. kemaren alasan banyak kerjaan ini itu, tutup buku tahunan lah, lagi di audit lah… akhirnya pas meeting minggu lalu aku nggak bisa ngomong lagi selain “okey, just arrange the date”.

selain ayas-ayasen, aslinya sih aku mesakno perusahaan…. ngapain juga sih harus pergi? kan ama finance mereka udah clear? konfirmasi piutang juga sudah sama. kita juga selalu kontak2an lewat telpon ataupun email ….

malah sampe sebegitunya, waktu itu bos-ku nyuruh aku bawa keluarga, maksudnya sekalian liburan bareng keluarga. “jangan khawatir, apartmen kita luas, dekat Mall….bla bla..”
byuh, malesnya… bondo dewe donk.

Dan kali ini ada Boss dari salah satu customer besar kita yang maksa minta ketemuan ama finance mereka. so finally i am here today, visiting Jakarta.

Basically lancar… macet ‘normal’. kembali di bandara juga on time. ga pke acara jantungan di jalan karena takud ga nututi.
hanya saja, koq yah delay juga pesawat pulang. … *nganggu acara.

Anyway, jam berapapun pulangnya, besoknya tetap masuk kerja! semangatt…


*mata pedes campuran ngantuk dan sakit kepala..

Bandara Sukarno Hatta , Gate A2


Comments (15) »

Kapas Tersangkut di Telinga, Si Kakak jadi Mr. Google

Sebenarnya aku sudah melarang si kakak pakai urek-urek kuping alias cotton Buds. Tapi gimana lagi kadang ada aja cara dia akhirnya berhasil mendapatkan barang “terlarang” itu. aku kecolongan juga. Beberapa waktu yang lalu terpaksa balik ke dokter THT gara-gara kapas tertinggal di telinga dia. Semalaman akhirnya nggak bisa tidur deh, dia terus merintih gatal plus kesakitan. Setelah itu aku benar-benar keras melarangnya pakai cotton buds.

Enak-enak lagi nonton Kick Andy, dia lapor sambil mengeluh setengah nangis. Yah, ternyata malam ini terulang lagi! Kapas kembali tersangkut ke dalam telinga. Awalnya sempet aku marah-marah-i, jengkel aja kenapa nggak mau nurut nasihat. Sudah dibilangi dokter untuk tidak boleh lagi pakai itu urek-urek. Tapi salah aku juga kenapa nggak dibuang aja sisa stok cutton bud itu. Jadinya gini deh.

Setelah itu aku pikir si kakak langsung tidur. Aku ama ayah melanjutkan lihat acara Kick Andy yang kebetulan lagi mewawancarai pak Dahlan Iskan. Tiba-tiba dia datang lagi “ Buk, sinio… ayo ikut aku ke kamar”.

Dia langsung nunjukkan lap top, menyuruh aku baca. “ ini lho aku sudah menemukan ide, aku dapat caranya mengeluarkan kapas”.

Oalah….. ternyata dia baru searching google sendiri. Kayaknya dia ikutan si emaknya deh yang sedikit-sedikit bertanya ke Om Google. Tadinya jengkel , tapi lihat dia berusaha cari akal koq jadi geli pengen ketawa aja….. jaman sekarang, anak kecil aja pinter cari di google.

Aku baca sampai selesai. “ sudah kamu coba tah?” .” belum”, dia jawab.

Akhirnya aku ikuti petunjuknya, dia pun nurut gak pake rewel. Untungnya posisi si kapas tidak terlalu dalam. Dengan bantuan senter rumah tangga, aku keluarkan pakai sapu lidi dan Alhamdulillah si kapas bisa keluar dengan selamat.

Whuu… tuh kapasnya lumayan gede juga. nggak bisa bayangin gatalnya kalo lama tidak terambil.

Berikut ini hasil searching si kakak, ambil di http://duniaandromedaku.blogspot.com/2012/03/cara-mengeluarkan-kapas-yg-tertinggal.html

inilah tips cara mengeluarkan kapas katenbat yang tertinggal didalam telinga:

Ambillah sebatang lidi yang besarnya sedang saja.

Patahkan lidi itu menggunakan tangan karena ujung lidi yang berserabut yang kita butuhkan.

Patahkan kira-kira panjangnya 7cm s/d 10cm.

Masukkan lidi tersebut kedalam telinga hingga menyentuh kapas pelan-pelan.

Setelah menyentuh kapas lidi itu sedikit ditekan kemudian diputar.

Putar dengan satu arah saja bisa putar kekiri atau kekanan yang penting satu arah (Serabut yang diujung lidi tersebut akan mengikat atau menyantol kapas tadi karena perputaran lidi).

Putar sebentar saja kira-kira kapasnya sudah mbulet (kata orang jawa kalau indonesianya apa ya ?),kemudian tarik keluar pelan-pelan.Nah..keluar deh…

Semoga tips yang ditemukan tidak sengaja ini bisa bemanfaat buat anda tanpa harus pergi kedoker telinga.Cara yang praktis murah dan ekonomis…

Syukurlah nggak jadi harus ke THT, sudah berhasil pakai cara manual.

Comments (47) »

SADIS! Bocah SD diperkosa lalu dibunuh

Cuma bisa mengelus dada, sedih. Sudah sering memang, mendengar berita criminal, perkosaan dan semacamnya. Tapi, berhubung yang aku dengar kali ini menimpa orang yang aku kenal sebelumnya, so ikut terbawa sedih …. Prihatin banget. Kejadiannya di kampong halaman sendiri, tempat aku dibesarkan disitu.

Kemarin, aku sama anak-anak ke Krian. Dalam rangka mudik rutin, sowan ke orang tua plus home visit. Nah pas nunggu jemputan si Ayah setelah turun dari Bus, aku disapa salah satu tetangga yang profesinya tukang becak. Dia biasa mangkal di sekitar pasar situ.

“pean belum dengar yah ada ramai-ramai di kampong?”. “Anaknya si Endah diperkosa seseorang lalu dibunuh ”. “loh ini anak yang sama Wa So dulu itu kan?”, tanyaku. Dia meng-iya-kan.

Oalah yo… lakon hidup. Kasihan, malang benar nasib Endah, sang ibu. Dia dulu dipaksa berhubungan badan oleh kakeknya sendiri saat dia masih usia SD kelas 4(empat). Sampai akhirnya terjadilah kehamilan itu. Kejadiannya sudah 12 tahun yang lalu, tahun 2000 saat aku masih belum berkeluarga dan masih tinggal bersama orang tua di kampong yang sama.

Dan si korban kali ini adalah buah kehamilan itu. Saat ini dia sudah di kelas 6 yang mau lulus tahun ini. Orang-orang bilang beberapa hari sebelumnya si anak sudah terlihat ketakutan jika ditinggal ibunya kerja, sayangnya dia tidak menceritakan kenapa. Mungkin memang sebelumnya sudah ada gelagat dan sudah di-incar sang pelaku kejahatan. Berita ini benar-benar membuat orang-orang sekampung gempar. Mereka sudah tidak sabar menemukan siapa pelaku semua ini. Rata-rata curiga orang di sekitar situ juga.

Berikut berita yang berhasil aku kopas dari searching internet , nemu di situs berita Suarakawan.com

***

SIDOARJO (suarakawan.com) – Seorang gadis yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar tewas mengenaskan dalam keadaan telanjang dan menggantung didalam kamar mandi rumahnya yang beralamat di dusun Patuk Sidotemu Desa Sidomulyo Kecamatan Krian, Sidoarjo, didalam kamar mandi rumahnya pada Jum’at (08/06) malam.

Identitas korban diketahui bernama Umi Nur Lailiyah (12) siswi SDN Sidomulyo I, Krian.

Informasinya, korban diketemukan tergantung di dalam kamar mandi rumahnya oleh ibunya sendiri yang waktu itu sepulang dari kerja, sekitar Pukul 21.30 WIB. Korban yang selalu sendirian berada di rumahnya karena ditinggal kerja oleh ibunya. Nah, kecurigaan muncul ketika sang ibu pulang dari kerja mengetuk pintu hingga sejam tapi tidak dibukakan. Karena curiga dengan keadaan di dalam rumah terdengar suara keras televisi. Maka sang ibu dengan dibantu warga mendobrak pintu. Setelah memasuki ke dalam ruangan untuk mencari korban. Sesaat kemudian terdengar jeritan sang ibu yang histeris melihat anaknya tergantung tak bernyawa di dalam kamar mandi.

Ibu Parinten tetangga korban mengatakan dirinya sekitar jam 20.00 WIB, mendengar suara ribut didalam rumah korban. “Waktu itu saya mendengar ada suara ribut-ribut di dalam rumah korban. Sebelum ibu korban pulang, namun karena saya takut akhirnya saya cuman diam di dalam rumah sambil mengawasi dari kejauhan” ucapnya.

Dari tempat kejadian banyak mengundang reaksi tak wajar dan dirasa ganjil oleh banyak warga setempat, pasalnya saat mayat diturunkan kondisinya sudah lebam semua di sekitar mulut korban, sementara kain warna hijau yang diletakan dileher korban hanya terlihat ditempelkan saja, ditambah lagi dileher korban yang bagian dalam terlihat ada bekas jeratan tali, kejanggalan ini yang membuat warga sekitar menaruh curiga bahwa tewasnya korban akibat dibunuh yang kemudian mayatnya digantung.

Kapolsek Krian Kompol Muchamad Soleh, saat dimintai keterangan mengatakan bahwa tewasnya korban diduga dibunuh. “Kita masih selidiki kasus tewasnya korban, sambil menunggu hasil otopsi dari rumah sakit Anwar Medika,” tutupnya. (Dik/jto)

Comments (26) »

Pisang Tabur

Emmhh… malam-malam bikin makanan yang satu ini, mumpung masih ada sisa semangat aja kali…. Maklum biasanya sepulang dari kerja klo sudah sampe rumah, maka bawaannya ngantuk tok.

Kayaknya semangatku gara-gara rencana senam tadi kali. Mau selesai jam kantor, atasan kaos sudah aku pakai (aku dobeli). Udah sangu teh, udah sms suami mengingatkan nanti minta jemput. Lah koq pas di shuttle aku kelimpungan cari hape kemana. Pastinya ketinggalan. Dari pada – dari pada akhirnya senam aku batalkan, pulang langsung.

So, mata masih mecicil semangat. Dan Kali Ini karena si hubby lagi pengen nyemil. Dia tahu di dapur ada pisang 2 sisir yang sudah mulai matang, dari pada busuk, dia minta dibikinkan pisang tabur coklat.

Pisang Tabur? Tau deh, nggak jelas sebutan yang pas. Kalau pisang goreng biasanya digoreng pakai tepung. Yang ini enggak. Bikin pisang ini selalu mengingatkan aku akan salah satu teman kuliah yang satu kos. Dia sering banget bikin. Dan dari dia pula aku kenal pisang dimodel beginian. Yaaa… wong ndeso gitu loh, aku gak pernah lihat ibuku bikin ini, pokoknya nggak banyak kreasi.

Udah lamaaaa banget nggak bikin. Beneran enak loh, Suami doyan pol. Kali ini aku belum mencicipi, e’e… udah habis. Sayang anak-anak nggak mau mencoba. Tau deh klo sesuatu makanan yang mereka nggak kenal sebelumnya atau udah kelamaan nggak ketemu alias lupa, mereka dipaksa mencicipi pun nggak bakal mau.

Well… ini nih cara aku bikin :

1. Pisang yang sudah dikupas kulitnya dibelah dua

2. Panaskan wajan lalu oleskan margarine ( aku pakai happy call)

3. Masukkan pisang dengan di tata rapi

4. Balik sisinya jika sudah kekuningan

5. Angkat jika sudah matang

Setelah itu di tata di piring, trus cukup ditaburi coklat meses dan parutan keju. Jadi deh….. sederhana tapi enak.

Okai, selamat malam buat semuanya…..

Comments (8) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352