Ye ela… Ternyata…

Sejak sore tadi si ayah udah pesan supaya nanti aku pulang sendiri. Dia ada janji jenguk salah satu teman yang sakit.

Usai turun dari Bus, rencananya mau naik Ojek. Soalnya lumayan murah. 5 ribu doank. Tapi ternyata rada gerimis. Nggak bisa membayangkan klo pakai Ojek kalau pas hujan gimana? Masa ribet jas hujan segala? Mana harus nyebrang jalan dulu ke pangkalannya. Males.

Akhirnya aku memilih naik becak juga. Sempat jengkel pas nanya tarif, e’e lha koq mahal banget. Masa jarak segitu aja lima belas ribu? Maunya sih kembali ke pilihan naik ojek aja.

“ ya sudah sepuluh ribu aja”, kata pak Becak. “ Tujuh ribu wes…”, aku nawar.

Tetap nggak mau turun harga, piye maneh yasudah lah …. Langsung cengklak dari pada ntar selak kehujanan.

“ lho pak kenapa lewat sini?” “ jalan raya macet, nanti belok kanan-nya susah”

“ masa jam segini masih macet..” “ loooh dari sore tadi koq macetnya”

“ tambah jauh jadinya, muter”. “” semoga pintu belakang perumahan di buka, klo nggak yah puter ke depan”

“ hujannya dari tadi ta pak?” “ iya tapi kricik-kricik begini aja, yang di krian kota  deres”

Jalanan rada sepi, maklum suasana gerimis plus kilat – kilat.

Sampai di belakang komplek perumahan, ternyata pintunya ditutup. Duh…

Akhirnya putar lewat jalan kecil berpaving di area persawahan. Sepi, gelap banget tidak ada lampu satu pun yang menerangi. Mulai ada perasaan khawatir. Deg deg an klo klo…. Mulut mulai komat kamit doa. Mudah-mudahan nggak ada niat buruk dari pak tukang Becak. Takutnya disengaja lewat sini padahal bisa lebih dekat dari jalan raya. Lega jika pas papasan ada sepeda motor yang melintas, tapi itu pun hanya 1-2 motor. Mana si Bapak keliatan sedikit kasar bicaranya, jadi tambah khawatir.

Dan mulai bisa ambil nafas setelah keluar dari jalan kecil sawah-sawah itu….. syukurlah, nggak terjadi apa-apa.

“ sini pak, berhenti..”, sampai depan rumahku. Aku kasih uang 20 ribu.

“ Bentar pak, sekalian antar Ibu ke Patuk”

“ Patuk mana? Aku orang Patuk lho”

Aku langsung amati si pak Becak. “ Oalaaah… sampeyan tah? Mangkanya koq kayak kenal..”

“ sampeyan anak-e Yu Dar tho…”

“ ayo mampir masuk ta Pak… “

Bla  la bla….

Ye ela… ternyata tetangga sendiri, Iya,  masih satu dusun di tempat ortu, tempat aku besar disitu. aku juga masih inget rumahnya di pojok, cuman masih lupa siapa yah namanya….. Maklum si Bapak sudah kelihatan tua, rada pangling. Anak-anaknya aku masih ingat namanya.

So, Alhamdulillah banget, selamat sampai rumah.

Advertisements

21 Responses so far »

  1. 1

    sarip2hamid said,

    Hahaha,., ya elahh.. udah serius ikut deg deg pray nih baca post nya.,. 😀

  2. 8

    ahmad fauzi said,

    Hohohoho…kirain jadi GRATIS…

    😛

  3. 12

    ghazwanie said,

    hehe ternyata.. 🙂

  4. 14

    tinsyam said,

    udah panik aja eh tetangga toh.. akhirnya ga ada kembalian 20ribu?

  5. 16

    Ely Meyer said,

    pangling ya 🙂

  6. 18

    Yudhi Hendro said,

    hitung2 reuni, mbak 🙂

  7. 20

    rangtalu said,

    kebanyakan mikir negatif tu mbak :mrgreen:

    • 21

      Ina said,

      iya kah? habisnya sepiii banget di tengah2 sawah. hiiii…
      palagi nggak jauh ini di daerah sebelah ada rampok di jalan. jadi ketakutan dewe.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: