Sembari Menunggu

Well… sambil nungguin misua pulang, enaknya emang dibuat blogging….

Abis ‘silaturrahim’ satu-satu ke teman—teman follower, alias sekedar kunjungan balik plus nimbrung komen, saatnya menulis sesuatu. Dari siang udah menggebu-gebu nge-map di otak pengen nulis kegiatan  di sekolahnya si Kakak pagi tadi, lha koq nggak ada mood… Nulis ga jelas ajalah, yang penting nulis dan bisa ngalir…

Di kerjaan misua hari ini rada ‘special’,  siang tadi  sudah pulang, jam  normal, tapi abis magrib balik lagi  coz ada kerjaan nge-cor  di pabriknya, jadi dia harus hadir. Gapapa, untungnya jarak rumah ke kerjaan cuman 20 mnt. Mau malam suruh balik masih no problem….  Rencananya ama besok juga. Beberapa hari yang lalu udah sms –in teman aku rencananya pengen dolan, terpaksa deh batal. Masalahnya harus melewati jalan raya Bus –bus besar lewat, belokannya juga rame, akhirnya aku nggak di-ijinkan sepedaan sendirian sama anak-anak.  * Heno, insyallah minggu depan deh aku kesono. Pengen tahu rumah barunya…

Mmmhh.. 22.58  wib barusan  ditelpon misua dari kerjanya, bilang setengah jam lagi mau selesai. Untungnya aku juga belum ngantuk.  sekalian berjaga-coz sepeda Beat belum dimasukkan, maklum belum punya pagar.  Palingan tulisan selesai, misua juga dah datang. Mudah-mudahan  dalam satu jam ini pesenan Mie Ayam atau Bakso-ku keturutan. Walopun sebenarnya nggak lapar-lapar banget sih, tapi klo pas ada yang diluar bisa di-orderi, why not?

Hari  sabtu ini kebetulan pas aku libur kerja, pas nggak pengen kemana-mana juga. Karena rencananya kan istirahat total biar batukku bersih total.  Sempet sih tidur siang tadi, lumayan lega banget. Tapi klo dibuat istirahat total, ya mene mengkeen… secara klo dirumah tuh seorang ibu rumah tangga pasti tergoda ngumek segala hal yang masih pending.  Tapi yah gitu paling urusan cucian, bersih-bersih dapur, ngerapikan isi kulkas, masak …. Malah, koq yah gak males  tadi habis magrib aku sempatin bikin  tahu thek juga. Padahal di depan ada yang jualan lho. Gitu deh, dalam rangka biar petisnya safe aja, takud ada yang nggak beres di perut klo beli diluar. Dari pada ntar diperpanjang larangan makan makanan favoritku ini?

Dan keknya sekarang aku dah  laper lagi deh, kan tahu thek komposisinya cuman tahu-telur-cambah-krupuk. Nasi sudah kehabisan sejak sore.

So, inti tulisan? Nggak ada intinya. Sekedar buat mata berjaga aja. Now, udah 23.53 nih. Sudah deh, diposting aja apa adanya.

Selamat bermalam minggu, ayo segera tidur bagi yang ngantuk.

Advertisements

24 Responses so far »

  1. 1

    Ada petis yang tidak safe ya?
    Boleh disharing dong wawasannya, mbak Ina.
    Di Batam mulai tumbuh subur makanan khas Surabaya yg menggunakan bahan petis, spt tahu campur, tahu tek-tek.

    • 2

      Ina said,

      ups…mksudnya sih nggak safe buat perutku yang mulai rewel2 mas. nah klo bikin sendiri tuh sambel petis aku gongso lagi. jadi kan lebih ‘aman’ … gtu mksudnya.
      makanan berpetis emang huweenaak…

  2. 3

    jampang said,

    makaaaaan…. eh….. tiduuuuuur 😀

    ternyata kalau mood … ide apa pun jadi yah…. termasuk bikin makanan

  3. 5

    petis ini apa sih, mbak?

    • 6

      Ina said,

      klo ga kenal petis emang tandanya bukan orang suroboyo. pokoknya yg item2 kental deh. ayo cobain beli rujak ulek, tahu tek, atau lontong balap deh. rasanya beda lho nasi padang….*ya iya lah

  4. 7

    Erit07 said,

    Iyah,petis itu apa?penasaran saya!

  5. 9

    ih jadi pengen tahu tek nih.. ada petis di kulkas, yang ga safe itu yang udah jamur putih kan?

  6. 11

    novianadewi said,

    Jadi dapet gak mie ayam sama baksonya?

  7. 13

    danirachmat said,

    GImana Mba Ina, sudah sembuh kah batuknya? Semoga sudah mendingan ya Mba.. :”)

  8. 15

    Ely Meyer said,

    Di sini masih sore mbak, msh lama tidurnya 🙂

  9. 17

    Ikakoentjoro said,

    Wah, asik ya bisa menuangkan cerita sederhana di blog. Aku lagi mati ide nich mbak 😦

  10. 19

    thetrueideas said,

    seru malming nya yaaa…. #eh 😛

  11. 21

    Yudhi Hendro said,

    malam-malam kalau lagi ngeblog, memang enaknya sambil ngemil. Apalagi kalau ada tahu petis dan teh hangat. Enak tenan…..

  12. 23

    Wong Cilik said,

    tahu thek-thek , mau donk …


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352

%d bloggers like this: