Archive for June, 2017

Masuk Negeri, atau Mondok!!

Hampir tidak terbayangkan jika akhirnya aku dan suami memutuskan untuk memilih pondok pondok pesantren buat si kakak, Farid. Mana ayahnya tuh golongan yang nggak begitu suka lihat orang yang kemana mana pake sarung ( kecuali sholat), trus di keluarganya tuh tidak ada yang sekolah system mondok. Nah kalau aku sebenarnya punya keponakan yang mondok, tapi karena dari awal nggak melihat ada kemungkinan itu dari suami, yasudah tidak pernah terpikir kea rah sana.

 

Saat ada teman cerita sengaja nggak memilihkan SMPN karena takud pergaulan remaja saat ini, aku tidak terpengaruh. Dalam hatiku cuman satu goal, SMP negeri di Surabaya, seperti yang diset-kan si ayah. Bahkan, mondok sengaja kami buat weden-wedenan alias ancaman jika kakak gagal masuk negeri. Dan ndilalah si anaknya sendiri juga wanti wanti katanya sekolah dimana saja nggak papa asal tidak mondok.

 

Sampai dengan momen pengambilan rapor semester ganjil kemarin ( klas 6), saat ditanyai akan sekolah dimana maka jawabanku si kakak akan kita daftarkan di SMPN di Surabaya. Aku juga masih getol menanyakan ke walikelas perihal kuota non KK jika mendaftar SMPN di Krian, tempat tinggal kami.

 

Waktu berjalan….

Saat semakin dekat dengan rentetan jadwal ujian, di sekolah memberikan kesempatan presentasi beberapa boarding school alias pondok pesantren yang ada di daerah sidoarjo.

Kaget wal heran saat aku di kantor, di-whatsup si ayah “ Farid bilang nggak papa mondok”. Whaaaaat?? Mimpi apa? Beneran? Tapi catat yah, tetap maksudnya jika nggak lolos SMPN. Saat itu juga aku mulai searching dan tanya sana sini soal mondok. Ternyata hampir semua teman SMA-ku memilih Memondokkan anaknya atau di taruh SMPIT, bukan ke negeri. Rata-rata mereka sudah sejak lama mendaftarkan anak-anaknya dan sudah final diterima.

 

Mulai deh tanya pondok yang deket deket rumah tapi terkenal bagus, e’e ternyata pendaftaran closed. Oke, akhirnya beberapa hari kemudian, tepatnya 8 April – hari sabtu, kami mengajak si kakak survey pondok yang dipresentasikan di sekolahan, Biar bisa mengenal lebih dekat seperti apa mondok itu.

 

Pondok pesantren yang kita kunjungi adalah Al Fattah di Buduran dan An Nur di Candi, sama sama di wilayah Sidoarjo.

Alhamdulillah ternyata keduanya tuh nggak jauh jauh dengan ‘aliran’ keluarga si ayah… so, pandangan pertama oke, setidaknya si ayah tidak lagi menganggap miring pilihan pondok.

 

Nah, pas berkunjung di Al-Fattah itu, setelah dijelaskan panjang lebar oleh mbak yang bertugas saat itu, kami pun sampai pada obrolan inter personal… ternyata si mbak adalah semacam ‘magang’ di situ. Dia sedang menjalani program setahun mengabdi dari pondoknya yaitu GONTOR. 

Akhirnya kami pun lebih banyak lagi meminta cerita tentang gontor ini. Tentang santri-santrinya, sistemnya, kesehariannya… dan kami semakin bersemangat soal kans Gontor untuk bersekolah diluar negeri, secara kemampuan dasar bahasa sudah terbekali dengan baik.

 

Akhirnya… sejak itu, pikiran kami berkecamuk. Mondok? Is it really a choice? What about our first goal of state school? Padahal si kakak udah aku ikutkan bimbel yang nggak murah dengan tujuan bisa masuk negeri. But,…..

(Bersambung di next stories)

Advertisements

Comments (4) »

PKK perdanaku…

Alhamdulillah…. Bersyukur sekali akhirnya bisa melewati ini.

Sesuatu banget lho buat aku yang akhirnya kemarin resmi bergabung dalam kegiatan Arisan PKK !!!  Appaaaaah ? Arisan level RT aja segitu bangganya…. Kelewatan!!

Hahahaha beginilah aku. Sempat ngerasa judek berat, sadar banget aku kurang kurang sosialisasi ke tetangga. Secara pulangku minim isyak daru datang, ditambah lagi kesibukan mengurusi toko plus seabrek alasan lain. But this time, aku tidak lagi mentolelir justifikasi kenapa nggak ikut kegiatan kampung.

Well, sebenarnya memang ini sudah didahului dengan ‘prolog’nya.

ya ibu ibu pengurus RT. Beberapa waktu lalu mereka datang bertamu menyampaikan akan ada pembukaan arisan baru. Sekaligus masalah pemesanan seragamnya. Diharapkan semua warga bisa ikut.

Kalau cuman soal duit, urunan, aku mah gapake ribet, ayuuu aja. Berapapun ok.

Sempat kepikiran juga setelah didatengi itu, kaya bingung entar memulainya gimana, bisa kayak orang ilang gtu ndang…. Segala perasaan berkecamuk, haddueh

Sebelum hari H nya kemarin, malah ‘kecelek’ 2 kali minggu. Udah dandan cantik siap go dadaknya tidak hari itu. Gagal paham dan gak apdet. Yasudahlah… perjuangan untuk bergaul.

Again, terimakasih ya Allah, semoga semakin kerasan aja tinggal di perumahanku hehehhe

Leave a comment »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352