Archive for Hospital Story

Idul Adha 2013

Allahu akbar … Allahu akbar
Tulisan kali ini akan menjadi Postingan ke-200, tepat dimomen hari raya idul kurban.

Berhari raya kali ini cukup di Rumah Sakit, untungnya di lapangan depan diadakan sholat ied. Walaupun nggak ikut sholatnya, aku tetap datang buat mendengarkan ceramah sang khatib. At least bisa dapat barakah qurban.

2013-10-15 06.35.29

2013-10-15 06.30.59

Alhamdulillah masih diberikan rejeki untuk berqurban. Urunan sudah diberikan saat hendak berangkat ke RS. Mudah-mudahan amalan qurban ini diterima Allah dan menjadikannya sebagai pembuka jalan kesembuhan untuk si Ayah. Amin ya robbal alamiin.

Sejak sabtu kemarin, anak-anak bermalam disini (baca :RS). Udah pesan agar bawa buku pelajarannya, tapi si Mbah kelupaan. Hiks…. Lagi ujian tengah semester sebenarnya. Tapi, yasudah hanya bisa berharap, berdoa semoga mereka dimudahkan dalam ujiannya.

Sama tantenya disini mau diajak nginap di rumahnya, tapi kami keberatan. Masih kangen banget. Demikian juga saudara yang lainnya juga maunya ngajak dolan mereka, tapi nggak boleh sama kami. Rencananya sore ini anak-anak mau kembali ke Krian. Tapi ibuku usul diantar besok aja. Nggak masalah toh besok cuman makan bersama di sekolahan. Beneran, kangen.

Insyallah jika sudah boleh pulang nanti, kami akan pulang ke Krian, ke rumah sendiri , agar bisa berkumpul kembali dengan anak-anak. Sudah 7 bulan ini terpisah dengan mereka. Kasian, mereka butuh perhatian. Semoga dimudahkan segala sesuatunya.

selamat berhari raya iedul qurban kawan…

Comments (49) »

Besok Hari Raya

Besok hari raya, sayangnya tidak bisa mendengarkan gema takbir ‘live’, cukup lewat radio.
Besok hari raya, sayangnya bakalan nggak bisa sholat ied
Besok hari raya, sayangnya nggak bakalan ada acara sate-satean…
Besok hari raya, sayangnya nggak bisa berkumpul saudara
Besok hari raya, sayangnya saat ini si Ayah masih harus berada di Rumah Sakit

Besok hari raya, Alhamdulillah anak-anak liburan dan masih menemani kami di sini, RSAL

Insyallah, semua ujian ini segera berakhir . amin.

2013-10-12 08.53.48

Comments (21) »

Badai Segera Berlalu

Alhamdulillah akhirnya bisa menulis kembali. Swear, kangeeen banget ama blogging.

Siapa sangka setelah jurnal terakhirku yang bercerita kepalaku terbentur sampe dua kali pada pagi itu, ternyata menjadi ‘pertanda’ buruk di siangnya 😦

03 April 2013. Sekitar jam 10;30 wib aku mendapat telpon dari atasan suamiku. Deg, tumben. “ Mbak, Mas Khoirul terkena kecelakaan di lokasi pekerjaan. Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit”. Langsung nggak konsen. Pikiran resah, sedih, campur aduk.

Belum sampai aku menyusul, HRD-nya telpon bahwa misua dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. Aku disuruh langsung menuju kesana. “Waduh, ini artinya parah”, pikirku. Mereka semua tidak menceritakan seperti apa. “Tidak apa-apa koq, cepat datang yah Mbak

Yup, hari itu misua aku telah mengalami kecelakaan Yang jelas kondisi luka yang ada terbuka lebar dimana daging /otot terurai (tergerus) di bagian paha sampai kaki yang disertai tulang kaki kanan patah – kaki kiri retak diakibatkan terlindas dumptruck dari belakang.

Ngeri jika dibayangkan. Tapi, ini kenyataan dan harus dihadapi. Dan aku melihat dengan mata kepalaku saat menemaninya difoto Rontgen pertama kali sesaat setelah pertolongan pertama. Aku melihat sendiri luka it. .Dia bilang lukanyaitu seperti kambing yang dikuliti. Memang. Sungguh aku nggak tega melihat dia kesakitan. Dia bahkan tidak pingsan sejak kejadian!!

Saat itu, di hari pertama kejadian, ada banyak pertarungan jiwa raga. Apalagi pada sore itu, sesaat sebelum naik ke kamar operasi. Si dokter menjelaskan kondisi suami. “………. Bahwa kaki kiri sampai dengan lutut 100% harus diamputasi. Lutut ke paha prosentasenya mendekati 100%. Dan itupun masih belum dijamin akan aman dari infeksi lanjutan yang bisa menyerang. Bisa jadi tiba-tiba organ yang ini bla bla. ……

Berat mendengarnya. Tidak ada pilihan selain pasrah dan berdoa. Bagaimana aku memanage diri agar aku kuat ‘melihat’ ini semua. Ada tangis yang tertahan, karena memang aku harus ber-tabah hati. Ada perasaan takud bakal jadi seperti apa nanti, karena memang saking parah kondisinya.

Dan, bersyukur Alhamdulillah datang pertolong Allah. Sekitar pukul 22.00 wib, Dokter Ortopedi yang mempimpin operasi keluar. Beliau menjelaskan bahwa ada perubahan ‘kondisi’ suami, dimana ternyata syaraf kaki masih baik dan diagnose menjadi “baru” kembali. Amputasi itu tidak dilakukan, masih akan diobservasi terus perkembangannya. Ya Robb, sungguh besar kasih sayang-Mu….. Engkau jawab doa kami. Yes, I call this a miracle!

Crush Injury Fenur. Degloving luas hingga inguinal. CF femur. 1/3 Proximal. Observasi TTA. Debridement. External Fixasi. Multiple Insisi. Ect……. Begitulah dokter memberikan status. Nggak begitu paham istilah tersebut.

Setelah operasi yang pertama itu, suami dirawat di ruang ICU selama 2 minggu ( 3 April sampai dengan tanggal 17 April 2013) . lalu selanjutnya perawatan dilakukan di ruang inap sampai saat sekarang. Rumah sakit menjadi ”rumah kedua”ku.
Saat aku kerja, aku memakai jasa penjaga. Pulang kerja langsung ke rumah sakit. Tidak terasa total sudah 50 harian kami disini. Selama itu aku berkesempatan pulang dan menginap di rumah hanya 1 malam bersama anak-anak. Kasihan mereka, kasih sayangnya kurang. Sedangkan tidak ada saudara yang bisa menjaga malam selain aku.
Sabar, sabar dan sabar, no choice. Semua ada akhirnya. Inna maal usri yusro……

Insyallah, besok kami akan pulang. Dokter sudah meng-acc . Sudah 5 kali operasi dilakukan. Terakhir operasi plastik – penutupan luka. Saat ini tinggal perawatan luka dan terapi yang akan dilakukan di rumah. Akan ada perawat dan terapis yang datang kerumah. Dan yang lebih penting adalah pemulihan kondisi psikis si sakit. Mudah-mudahan dengan terapi dirumah, segera bisa duduk, at least.

Well, Alhamdulillah satu step sudah terlewati. Semoga kami selalu diberi kekuatan, ketabahan dan keihlasan menjalani proses penyembuhan ini. Terimakasih kepada saudara dan teman-teman yang sudah bersimpati, mudah-mudahan kalian senantiasa dilindungi Allah dari bala’ dan segala musibah. Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga, maka jagalah.

Selesai ditulisnPukul 12;05 AM Ruang bedah I kamar nomor 7.

Comments (53) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352