Archive for Life Notes

Ketel, God Save Me

Waktu itu aku masih anak baru di perusahaan ke-2 tempat aku kerja. 12 tahunan yang lalu….. Saat itu kantor mengadakan acara gathering di hotel kusuma agro, untuk semua staff. Menginap semalam . Ada beberapa acara disana. Dan sangat kuingat adalah saat pembagian door price. Hampir 80% anak-anak akunting dapat undian, termasuk aku. Senang sekali.

WISTLING CATTLE

Aku dapat sebuah ketel pemasak air. Ini sebagai kenang-kenangan yang masih kuingat dan kumanfaatkan sampai dengan sekarang.
Saat itu perusahaan lagi jaya, masih ada acara happy happy bersama. Then 5 tahun kemudian kami tercerai berai karena harus di PHK 😦

But Ketel, hari ini aku bersedih…. Masih gemetar jika kumengingat kejadian semalam. Syukur yang tak terhingga, Alhamdulillah Allah masih menyelamatkan aku, keluargaku, harta bendaku dari bahaya yang bisa saja terjadi. Allah benar-benar menyayangi kami. Sungguh ini menjadi peringatan.

Ketel, memang kamu terlihat masih kuat. Tapi maafkan aku sudah tidak bisa memakaimu kembali. Bau gosong yang melekat tidak akan bisa hilang. Aku akan segera membuangmu, maafkan aku.

Ketel, kejadian kemarin akan membuatku lebih berhati-hati lagi. Aku akan wajibkan mengecek dapur sebelum berangkat tidur, secapek apapun. Aku janji.

Comments (37) »

Ketemu Gunung

Saiki loh misale onok geni tros sampen dikon ngelunggoi, gelem ta ?” . “ Yo kabeh iku ketemu sandang pangan. tapi kudu ditepakno tibo opo tibo opo-ne…”

hehe… ada yang ga ngerti yah?

Dia tukang bangunan yang bakal kita pakai. Kita rencana mau bikin toko. kemarin sore dia datang kerumah buat memastikan seperti apa gambaran bangunan yang kita inginkan. Trus juga membahas hari.

kalo aku ama suami sih nggak begitu perhatian urusan hari, pasrah dowang. malah maunya cepet-cepet aja, gak usah tunggu-tungguan ‘hari baik’ . Supaya uangnya nggak katut untuk pengeluaran yang nggak jelas.

Saya itu kerja pengen saya enak yang punya juga enak. apalagi buat Toko, dibuat sumber sandang pangan”. “ Bulan ini hari yang pas cuman ada dua. insyallah ini nanti yah pas ketemu sandang pangan yah pas gunung”. begitu dia menambahkan.

katanya kalau harinya pas ketemu api, maka kemungkinan toko bakal beras ‘panas’, gak nyaman, gak krasan walhasil pelanggan nggak pengen beli. trus ada juga yang itungannya ketemu air, artinya, walopun usaha lancar jaya, tapi uang mengalir terus nggak mandek-mandek. nah yang dicari buat usaha out apa? Aabannya adalah : GUNUNG.

ooohhh”, cuman bisa manthuk-manthuk.

Dulu pas kami menikah, keluarga suami termasuk keluarga yang nggak begitu peduli dengan itungan ini dan itu. semua hari baik!! Walhasil karena ‘salah hari’ itu, ibuku di-paido sodara kenapa milih hari lain. tau lah…

But oke lah. Nganut aja. semoga ini menjadi doa yang baik, bukan bermaksud percaya hal-hal begituan. Bismillah. semua dari Allah, Dia yang menghendaki segala sesuatu.

Sebenarnya ada banyak rencana di kepala. Ide bikin toko ini termasuk mendadak, tapi action realisasiannya lumayan cepat.

Jauh sebelum ini, aku sudah punya mimpi kalau nanti pengen bikin usaha di tempatnya ortu, yaitu sanggar senam yang digabung dengan usaha berjualan. Tapi itupun tidak jelas kapan. Hanya angan-angan. Karena pastinya butuh dana yang besar. Dulu aku masih punya waktu buat senam. sekarang sudah lamaaa banget nggak pernah. entahlah apa aku masih berkeinginan buka sanggar.

But, saat ini aku sudah tidak hanya mimpi, walaupun tidak sebagaimana mimpi awal-ku, tidak semegah yang aku angan-angan dulunya. Banyak ide lainnya yang siap untuk dijalankan, hanya menunggu situasinya memungkinkan. Sebuah toko alat tulis dan perlengkapan sekolah. Meskipun kecil, tapi ini adalah yang paling memungkinkan untuk dijalankan. Ada mbak ipar yang pengen kegiatan, dia exited dengan rencana ini, dia bersedia mengelola. Toko ini bakal nempel rumahnya, tepat di halaman pelataran rumah ortu. Lumayan bisa menambah penghasilan. Beruntung rumah ibu ini berada di jalanan tembus yang menjadi jalan utama ke arah kota ( baca: pasar & pertokoan). kalo harga bisa sama, ngapain harus beli jauh-jauh kan? disamping itu, di dekat rumah, ada sekolahan SD juga.

2014-01-11 16.05.49

Manusia hanya bisa berusaha, ber-ihtiar menjemput rejeki-Nya, tapi Dia-lah yang menentukan.

Well, ini adalah Giveaway pertama yang aku ikuti, postingan “last minute”… Secara sekarang udah hari terakhir batas keikutsertaan 😀

Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Kolaborasi : Apa Impianmu ?

giveaway-kolaborasi-banner-ii2

Comments (40) »

Dia Terbukti ?

Ga Percaya!
Jadi, kira-kira sebulanan yang lalu, ada teman ex kantor lamaku kirim kabar via email , bahwa salah satu teman kami, sekarang ini lagi kena masalah hukum. Dia muncul di berita koran local atas kasus suap perijinan. Dia tidak dituduh sendiri, melainkan bersama teman satu bagian. Awalnya nggak yakin banget, masak nama lengkapnya dia sesuai yang di koran…. Mendadak amnesia. Ah, enggak lah, ga mungkin. Aku percaya dia tidak seperti itu.

Dan, berselang beberapa minggu kemudian, ada teman lain yang nge-forward pdf berita Koran, mengenai dia lagi. Tuh koran pake poto. Beh, beneran diaaaa?? Iya bener, aku kenal banget itu poto. Emang dia. sekarang dia bener-bener sudah di tahan !! Kaget, masak sih terbukti ? Nggak salah tuduh kah? Apa mungkin dia cuman kecatut-catut ?

Bisa jadi, aku memang orang yang susah percaya sesuatu, klo udah yakin akan sesuatu. Pertama dengar berita sampe sekarang pun masih sulit mempercayainya. Ragu bagaimana itu kawan ‘bisa’ melakukan hal begituan. Aku masih menganggap, pasti gara-gara teman sekantornya atau lingkungannya. Pasti dia keseret, bukan inisiatif dia.

Apa benar memang keadaan bisa cepat merubah seseorang yah? Orang yang dulunya aku kenal sebagai orang baik, bahkan bersih dalam beberapa hal, trus karena sesuatu yang kita nggak tahu bisa menyeret dia terjebak ke sesuatu yang salah.

Aku merasa tahu banget karakter dia, karena dulu kita pernah sama-sama ditugaskan bareng di Samarinda, hidup satu mess bersama beberapa teman lainnya. Banyak suka duka disana, kemana mana grudukan bareng, tahu betul gimana dia kesehariannya plus hal-hal kecil lainnya.
Terakhir ketemuan yaitu pas diundang ke rumah si Bos pemilik pabrik. Seperti reuni. Cerita punya cerita, akhirnya baru tahu dia kerja di Pemkot, bagian hukum klo nggak salah.

Then sore ini, aku dijemput teman-teman kantor lama untuk mengunjungi dia di Rutan. Kami ada 6 orang. But sayangnya nggak jodoh. Kita nggak bisa masuk karena sudah diluar jam kunjung. Si pak petugas dengan tegas tidak memperbolehkan ketemu dengan alasan apapun. Itupun bicaranya lewat kotak kecil jaring-jaring berukuran 20cm x 20 cm. kayak ngintip gituuu . Terpampang pengumuman di depan bahwa jika menyuap petugas maka diancam penjara 3 tahun atau denda 150 juta.
Yasudah, akhirnya aku berinisiatif menulis pesan di kertas aja untuk titip diberikan ke dia. At least dia akan tahu kami teman-temannya sudah datang.

2014-01-25 15.14.412014-01-25 15.14.16

Well, siapa sangka klo sekarang berakhir seperti ini . Walaupun kabarnya dia hanya ‘dapat ‘ sedikit dibandingkan teman yang satunya yang jauh lebih besar. Tapi malah seakan-akan dia yang diberitakan sebagai pelaku utama.
Entahlah, benar bersalah atau tidak, yang jelas proses hukum masih berjalan. Semoga cobaan ini memberikan banyak hikmah kepadanya.

Comments (35) »

Besok Hari Raya

Besok hari raya, sayangnya tidak bisa mendengarkan gema takbir ‘live’, cukup lewat radio.
Besok hari raya, sayangnya bakalan nggak bisa sholat ied
Besok hari raya, sayangnya nggak bakalan ada acara sate-satean…
Besok hari raya, sayangnya nggak bisa berkumpul saudara
Besok hari raya, sayangnya saat ini si Ayah masih harus berada di Rumah Sakit

Besok hari raya, Alhamdulillah anak-anak liburan dan masih menemani kami di sini, RSAL

Insyallah, semua ujian ini segera berakhir . amin.

2013-10-12 08.53.48

Comments (21) »

Email dari Pak Dokter

Si pak dokter ini teman sekelas aku waktu SMA. Sama-sama dari kelas Fisika-1. Masih keingat dulu dia duduknya pas di bangku belakangku. Lumayan jahil juga, kadang nyetip, kadang nyawat…. udah jadi langganan klo aksi ngaget –ngagetin dari belakang. Atau, sekedar usil komen yang rambutku jelek kering pecah-pecah, pke shampo murahan lah, kalkulator punya aku kalkulator bakul-lah…. Eker-ekeran mulu poko’e.

Dan gak nyangka ternyata dia yang aku kira slengek’an gitu punya cita-cita tinggi. Setelah gagal UMPTN pertama, dia belain nggak langsung kuliah tapi ikutan les intensif. Then tahun berikutnya dia diterima di fakultas kedokteran UNPAD . Sekarang dia udah spesialis Ortopedi.

Terakhir chat pas masih aktif di FB, dia praktek di RSCM ( Klo ga salah). Udah merit juga dapat anak ibukota, sama-sama dokternya. Anak orang penting lagi, ikut senang mendengarnya…..

Pas suami kecelakaan, udah keingat dia, karena memang spesialisnya dia yang lagi kita dibutuhkan. Tapi nggak kesampaian untuk kontak di FB.

Setelah kunjungan teman-teman SMA kapan hari, salah satu teman berhasil chat ama dia, dan akhirnya aku dikasih tahu nomor telpon dia. Aku minta ijin meng-email dia, karena memang harus attach some pictures, plus biar dia balasnya nggak keburu-buru, takut ngeganggu.

Emailku ke dia panjang lebar. Karena males ketak-ketik lagi, aku kopaskan beberapa konten di jurnal yang pernah aku tulis, tinggal menambahi dikit-dikit .

………tapi pak Dokter, suamiku hampir putus asa karena sekarang tenaganya udah habis, tiap malam kesakitan. mengeluhkan pen eksternalnya yg semakin pedih. poto rontgen terakhir sih bagus ( sblm pulang- akhir may), kira2 misal minta diambil pen kanan kiri itu walaupun luka kiri belum sepenuhnya kering apa mungkin? apa resiko merusak skin graftnya? biar cepat kering dikasih apa yah? udah down lihat gak sembuh2. sampai sekarang baring thok di bed, gak bisa gerak blas. katanya kesakitan klo gerak. posisi duduk apalagi, kesakitan di pen-nya yg ada di pantat. parahnya, masku trauma lihat RS. sejak keluar belum ketemu dokter ortonya, cuman dirawat luka dan dilaporkan ke dokternya, nggak lihat langsung. pernah janjian di RS, beliau udah pulang ( kita datang telat kena macet). kemungkinan awal bulan depan mau control lagi, mau maksa pen diambil. mungkin gak sih? makasih yah mau bantu aku berkonsultasi. kasih advise please….ini aku attach potonya, pas tertanggal 20 may kayaknya ( pulang RS 24 Mei), aku sendiri gak berani liat lama2. ngeri……..

Dan berikut jawaban sang kawan.
He wrote :
Terima kasih atas kepercayaannya…dari awal cerita saya sudah bisa tangkap semuanya dan maksudnya bahwa diagnosa awal adalah crush injury paha kiri dan skin degloving luas dan sama dokter telah di lakukan tindakan ekternal fiksasi yang tujuannya untuk fiksasi tulang karena lukanya yang luas dan telah dilakukan skin graft…semua tindakan dokter sudah tepat dan ekternal fiksasi blm bisa dilepas karena tulangnya sendiri pasti belum nyambung yang patah…dan kalau melihat foto yang dikirim ke aku harusnya dilakukan operasi untuk skin graft lagi karena masih terbuka lukanya…dan sebaiknya jangan hanya perawat yang dtg je rumah tapi suami langsung datang ke rmh sakit biar dokter orthopedi dan bedah plastik langsung lihat kondisinya…kasus seperti ini memang sulit dan akan berlangsung operasi berkali kali dan sangat memerlukan tenaga dan biaya yang sangat besar serta motivasi yang tinggi dari pasien…kalau keadaan seperti ini alangkah lebih baik segera datang ke dokter sehingga dokter segera melakukan rencana tindakan…demikian kalau menurut aku, sebelumnya turut prihatin atas keadaan ini tapi harus selalu semangat dan berdoa.Terima kasih banyak .Dr A** S**** SpOT

Comments (15) »

Kunjungan Teman SMA

Waktu es em ma, aku biasa-biasa aja. Bukan kategori anak yang pendiam, tapi yah nggak termasuk cawak juga. Standart-lah…. Duduk di baris paling depan, pojok kiri dekat jendela kaca. Sebangku ama teman yang punya tanggal lahir sama. Beda tahun doang. Dia 76 aku 77.

Pas kelas satu, berangkat ke sekolah bawa sepeda pancal. Kelas dua ama kelas tiga, seingatku jalan kaki dari rumah. Emang kemana yah sepedaku waktu itu …. Tapi emang nggak terlalu jauh sih jaraknya, apalagi karena waktu itu jalan bypass krian sedang dibangun, jadi cukup mbobol dari belakang rumah, lewat sawah-sawah dikit langsung ketemu jalan bypass. Panas banget klo siang, tapi no problem.

Urusan belajar, lumayan serius. Sampe ada tetangga yang nge-warning ibuku biar melarang aku belajar mempeng, takud aku gila kali. Padahal just fine ….
Masih ingat waktu ulangan matematika, sampe bela-belain minum obat s-10 biar kuat melekan. Latihan soal gtuuu…. Walhasil pas ujian kepala nggliyeng malah gak bisa mikir :d

Aniwei sadar diri aja sih, maksud hati biar nilai bagus, titik. Biar nggak kalah ama teman-teman yang pada ikutan bimbel di luar. Tapi, keknya sih tetep ketinggalan deh he he… however, masih masuk topten lah. *insyallah benar
Alhamdulillah kuliahnya masuk ptn.

Masih inget juga, gara-gara salah satu teman yang suka ngerjain aku, anak-anak manggil aku “sholeh”, panggilan laki-laki. Itu karena nama lengkapku innatus sholihah. Tapi kayaknya emang niat latah karena ada guru biologi kami yang juga bernama pak sholeh. Ada ada aja…..

**

Cerita diatas nggak penting… he he..

Sejak lulus tahun 95, pernah reunian sekali pas masih pada kuliah. Lalu lamaaa banget nggak ada kumpul-kumpul. Baru 3 tahun lalu mulai ajeg ketemuan setiap lebaran. 3 kali sudah acara halal bil halal diadakan, aku selalu hadir. Terakhir aku didapuk jadi tuan rumah buat lebaran ini tapi waktu itu aku menolaknya dengan alasan masih baru pindahan, jadi masih ruwet ini itu.

Dan ternyata allah menghendaki teman-teman ngumpul di tempatku. Tapi bedanya karena sekarang aku dalam suasana ‘khusus’, teman-teman ingin datang menjenguk suami dan bersimpati. I do appreciate it.

Ada indri, tri&suami, dayat, anas, harmanto&istri, cahyo,untung, yoyok, beberapa yang lainnya yang tidak ikut hadir ada si ryasin, ika tian, novi, makasiiiih banyak atas perhatian kalian. Terharu banget, feel like my own family. Semoga allah memberikan kesehatan dan limpahan rezeki buat kalian semua.

Beruntung pula suami tri adalah seorang dokter, jadi bisa sharing dan dapat advise banyaaaak banget. Gratis pula.

Comments (25) »

Lebaran ‘Luar Biasa’

Hari ini aku mulai ngantor kembali. Harusnya kemarin,tapi karena si mbak yang jaga suami masih mudik, akhirnya lanjut gak masuk. Walaupun, finally dengan sangat terpaksa suami aku tinggal ke rs buat ngurusi kesalahan admin *cerita menyusul, semoga sempat nulis…

Karena memang tahun ini ada kondisi khusus, lebarannya nggak sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Baju baru? Kue-kue? Unjung-unjung? Enggak banget. So, lebih tepat nggak lebaran kali….
Mudik? Apalagi! *Merasa bersalah, belum berkesempatan sowan ke ortu sampai saat ini 

Merasa melaz alias nelongso dengan kondisi sekarang? Maybe…, but ga ada opsi. Episode ini memang harus dilalui.

Sebenarnya teman-teman, bahkan saudara nggak banyak yang tahu mengenai kecelakaan suami. Sengaja tidak woro-woro. Rata-rata mereka tahu sendiri karena info salah satu yang tahu. Dan walhasil pada momen lebaran ini, banyak saudara yang datang silaturrahim kaget karena tidak tahu sebelumnya. Demikian juga teman-teman ‘seperguruan’ yang sowan ke kakak ipar, yang memang tinggal di rumah keluarga.

Walhasil, libur lebaran cukup di rumah, jaga si pasien plus jaga rumah. Malahan beberapa datang berkunjung. Ada kakak kandung aku + istri + si baby yang seumuran sakitnya suami, sepupu sekeluarga yang dulu pernah momong si kakak. Lalu ada juga pak sopir kantor yang dulu mobilnya diparkir dirumah. Besok insyallah paman + bibi dari bapak, juga rencana berkunjung.
Karena memang nggak ‘benar-benar’ lebaran, jadi klo pas kurang beruntung, nemuin tamu dengan cukup daster harian. Lagian memang nggak bawa banyak koleksi baju.

Sementara ini anak-anak aku boyong kesini, sejak libur menjelang hari raya sampai saat ini. Senang juga setidaknya bisa kumpul anak-anak, walaupun mereka berdua gelut mulu… kerjaannya tengkar aja. Bikin si ayah nggak bisa istirahat nyenyak. Disisi lain ini jadi tambahan beban buat saya.
Kan yah nggak pantes klo berangkat kerja anak-anak belum mandi belum makan. Sungkan klo ngerepoti saudara. Lebih susah lagi, harus masak sendiri, gak boleh beli diluar karena banyak vitsin… hiks…. Harus cuci sendiri karena di laundry selesainya lama sedang baju yang kami bawa nggak banyak untuk dibuat spare….

Apapun lebarannya, yang penting adalah terpenuhinya amalan-amalan selama ramadlan. Allah maha tahu.
Buat teman-teman semua, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mungkin selama ini ada kata-kata saya yang kurang berkenan, komen yang asal, tulisan yang nggak tepat, semoga kita bisa saling menasehati dalam hal kebaikan.

Comments (45) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

isinya biasa-biasa saja

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352