Archive for Pindahan

[Setelah Pindahan] Problem Transportasi Kerja

Sejak kami pindahan dari Surabaya ke kota asalku, Krian, salah satu perubahan besar adalah jarak ke tempat kerja. Sampai dengan hari ini aku masih belum ketemu pilihan cara tempuh yang paling efektif. Semua alternative yang ada sudah dicoba lengkap tercatat lama waktu tempuh.

 

Yang jelas, aku sudah pindah shuttle – memilih lyn antar jemput yang paling memungkinkan bisa aku datangi  jalurnya. Jika dibandingkan dengan waktu di Surabaya, jelas jauh berbalik. Dulu aku dijemput di depan gerbang rumah !!

 

Secara posisi lokasi Perumahan kami ada di perbatasan Sidoarjo – Gresik, yaitu berada ditengah-tengah antara Jalur Selatan ( Jalur Bus – masuk daerah Sidoarjo) dan Jalur Utara ( Jalur daerah Industri – masuk daerah Gresik), maka saat ini ada dua pilihan penjemputan yang aku pilih.

 

1.       Medaeng – Sebelum Bungurasih, terminal Besar Bus antar kota.

Disini dijemputnya jam 07.45. Dan Jam 06.45 aku sudah harus berangkat dari rumah. Bawa sepeda motor sendiri, hanya perlu waktu 5 menitan sampai di perempatan bypass Krian. Banyak sekali jasa penitipan Sepeda di situ. Rata-rata mereka yang bekerja di Surabaya PP by Bus, disinilah tempatnya nunggu.

Sekitar 30 menit sudah sampai di Medaeng. Para penumpang yang mau masuk kota biasanya turun disini untuk oper Bus atau Minibus. Disini aku nunggu di depan Minimart, tempat ngetem–nya Bus Ijo ( Mojokerto – Surabaya). Enak deh klo mau butuh jajajan tinggal beli aja.

 

Senangnya naik Bus Besar adalah cepat sampai, nggak kayak Bus kecil / Colt jarak dekat yang masih suka berhenti – berhenti nyari penumpang. Palingan berhenti buat nurunkan penumpang aja. Sayangnya satu, harus siap berdiri berdesakan di mulut Bus, bahkan pernah ingip-ingip berdiri di bibir Bus alias pintunya. Suka kelimpungan nyari apa yang bisa dipegang buat persiapan pak Sopir nge-rem menurunkan penumpang. klo nggak, tetangga sebelah bisa kena dorongan ‘otomatis’ akibat gaya kelembaman. Siap penyet juga dilewati penumpang yang mau turun. termasuk resiko kaki terinjak. Kena bebauan yang aneh? itu sih udah resiko juga…. kali aja ada yang berangkatnya belum sempat mandi.

 

2.       Gunung Sari – Arah pintu masuk tol Gresik

Kalau pilih tunggu disini, dijemputnya bisa sampai 08.10. Berangkat dari rumah lumayan bisa molor setengah jam sampai 07.15 WIB bareng suami . Kmi bisa lewat jalur industry Driyorejo, yang sekaligus melewati perusahaan tempat suami , bisa juga lewat jalur ‘segar’ jalanan pedesaan di sepanjang sungai yang sesekali  melewati area luas persawahan  ataupun melihat pemandangan cerobong pabrik-pabrik yang ada didekat situ.

Perlu 30 menit sampai di daerah Sepanjang, terus aku di-drop dan suami berbalik arah menuju tempat kerjanya. Lalu naik Bemo ke arah Surabaya dan turun di belokan masuk pintu Tol yang ke Gresik. Normal cukup 15 menit.

Enak sih, nggak spot jantung banget di pagi hari.Tapi kalau ada macet-macetnya dikit, dan kira-kira nggak nututi, terpaksa mengorbankan suami untuk mengantar sampai Tol. Dan dia akan telat masuk kerja.

 

==

Jika memilih tempat penjemputan pertama, aku bisa lebih mandiri karena malamnya nggak harus minta jemput. Nggak enaknya, harus sudah bersiap-siap pagi sekali. Sedangkan keuntungannya adalah suami bisa focus menyelesaikan urusan si kecil, memastikan si Adik ‘berhasil’ masuk ke sekolah. Secara si Adik moodnya sekolah ndeng-ndeng ser….. mbeler puol. Walaupun udah cukup tidurnya, bangunnya tetap susah, si kakak juga sih….  Untungnya TK-nya masuk pukul 07.30 dan masih cukup waktu untuk ke tempat kerja suami.

 

Nah kalau milih tempat jemput yang kedua, maka urusan si Adik harus sudah beres sebelum kita berangkat. Tantangan!! bisa cnat cnut kalau si Adik masih juga lelet sedangkan jam udah mepet. Akhirnya jika belum beres juga, terpaksa harus minta tolong orang tua datang  pagi-pagi buat memastikan si Adik berangkat sekolah.

 

Dan beberapa hari ini masih trauma jika memilih tempat jemput yang pertama. Sebab, sudah 2 kali aku sepeda aku titipkan, e’e nunggu lama Bus nggak ada lewat. Terpaksa sepeda aku ambil kembali dari tempat parkiran.

Kejadian yang pertama pas hari sabtu kemarin, pas tanggal 1. Awal bulan booo… coba tengah bulan, yaudah ambil cuti aja tiduran dirumah. Tau deh kenapa Bus pada nggak ada, jarang yang kerja kali kalo sabtu, makanya nggak nongol tuh Bus. Nah apesnya kalo sabtu, suami masuknya jam 7.00. jadi setelah ambil sepeda, aku kendarai sendiri lewat jalur yang kedua – jalur industri. Di perjalanan langsung nelpon keluarga suami yang di Kedurus buat stanby aku ampiri dan minta anter ke Tol lalu bawa balik sepedaku. Mana aku nggak pernah sepedaan buru-buru lagi, jadinya kan sedikit ngebut. Stress deh kalo sudah begini.

 

Kejadian yang kedua hari Rabu kemarin itu ( 5/9). Mungkin macet di kota-kota lain. Akhirnya aku bawa balik pulang tuh sepeda, mau bareng suami aja. Telpon suami e’eh… lha koq belum mandi. Adik juga mbulet belum berangkat. Duh. Yawes, suami korban yang telat karena harus nganter aku ke Tol.

 

So, sampai saat ini aku belum bisa kasih tempat yang fixed ke pak Sopir. Ya karena kondisinya yang variable begitu. Minimal jam 7.00 aku baru telpon atawa sms pak sopir nunggu dimana.

 

Well…. Live must go on. Resiko beli rumah bukan di perkotaan. However, ini sudah kami perhitungkan masak-masak sebelum memutuskan bekerja di tempatku ini. Insyallah semua bisa dijalani dengan lancar. Masih penyesuaian ajah.

Advertisements

Comments (9) »

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati

LifeSchool by Bhayu M.H.

untuk Merayakan Hidup & Belajar dari Sekolah Kehidupan

RANGTALU

sebelum semua hilang dari ingatan

Winny's Personal Life

One Kind Word can change someone's entire day!!

J.U.R.N.A.L

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah", Minke - Rumah Kaca, 352