Posts tagged KIDS

Hore, Mereka Libur

Sabtu besok kantor aku mengadakan family gathering.

Acara gathering kali ini ke Jatim Park. Sempat dilarang ama misua karena khawatir aku bakal kecapekan, belum lagi pulangnya pasti kemaleman. Pulang-pulang bakal teler. Ndilalah kapan itu pas anak-anak datang, belum dibilangi bahwa kantor mau ada acara kesini, lha koq si kakak udah mengutarakan pengen main ke Jatim Park. Katanya “ aku mau catat rasa-rasa…. Kan ada gambar lidah, mana yang rasa asin, mana yang manis…”. Cocok deh.

Ada banyak pilihan hari berangkat sebenarnya, cuman dari awal milih sabtu aja ah. Biar besoknya bisa istirahat. Tapi pertimbangan awal bukan cuman itu sih, kan klo berangkatnya sabtu, aku nggak kebingungan dengan siapa yang bakal jagain misua. Klo minggu kan si mbak libur jaga.

So, dengan berat hati niatnya waktu itu mengorbankan sekolahnya anak-anak 😦 . Kasian sih, udah beberapa kali bolos. Feeling guilty, jelas!!.

Lawong pas 11 November kemarin juga bolos. Ngambek, kata si embah. Semua temannya pada pake kostum prajurit, tapi si embah nggak sempat mencarikannya. Maunya embah sih pke baju putin putih aja lah. Tapi yang namanya anak-anak mana mau beda ama para temans.

Sebelumnya juga, pas kecepit liburan 1 Muharram. Aku menelpon sekolahan minta ijin karena anak-anak lagi menjenguk ayahnya. Padahal aslinya karena si ortu yang masih kangen ajah 🙂

Nggak inget juga udah bolos berapa kali lagi lainnya. Masalahnya pagi hari biasanya selalu heboh, takud ujung-ujungnya ga mau berangkat sekolah.

But, kabar gembira di siang ini !! ada dapat sms dari sekolahannya anak-anak, bahwa hari sabtu besok sekolah diliburkan karena para guru ada acara sarasehan. Langsung deh tersenyum panjang nan lebar . Horeeee….Senengnya .

Syukurlah akhirnya nggak jadi bolos atau bikin alasan yang dibuat-buat untuk acara besok itu.

So, jumat besok si embah bakal nganterin mereka ke RS, sabtu in the morning uput-uput, kita berangkat deh. Keknya naik taxi ajalah ke lokasi penjemputan, daripada bingung mikir parkir dimana.

Udah janjian ama ponakan kusuruh nemani (baca : momong), gantinya si ayah. Walaupun sebenarnya sih aturan kantor nggak boleh digantikan orang lain, tapi ngeyel dot kom. Pengecualian donk, kasian anak-anak juga sejak ayahnya sakit nggak pernah kemana-mana. Dimaklumilah Bos….

ini poto acara bareng satu team finance ke Jatim Park 2 tahun lalu. Pose anak-anak pas lagi ngambek, tapi si emak tetap smile didepan kamera 😀

100E3409

Advertisements

Comments (47) »

Lebaran ‘Luar Biasa’

Hari ini aku mulai ngantor kembali. Harusnya kemarin,tapi karena si mbak yang jaga suami masih mudik, akhirnya lanjut gak masuk. Walaupun, finally dengan sangat terpaksa suami aku tinggal ke rs buat ngurusi kesalahan admin *cerita menyusul, semoga sempat nulis…

Karena memang tahun ini ada kondisi khusus, lebarannya nggak sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Baju baru? Kue-kue? Unjung-unjung? Enggak banget. So, lebih tepat nggak lebaran kali….
Mudik? Apalagi! *Merasa bersalah, belum berkesempatan sowan ke ortu sampai saat ini 

Merasa melaz alias nelongso dengan kondisi sekarang? Maybe…, but ga ada opsi. Episode ini memang harus dilalui.

Sebenarnya teman-teman, bahkan saudara nggak banyak yang tahu mengenai kecelakaan suami. Sengaja tidak woro-woro. Rata-rata mereka tahu sendiri karena info salah satu yang tahu. Dan walhasil pada momen lebaran ini, banyak saudara yang datang silaturrahim kaget karena tidak tahu sebelumnya. Demikian juga teman-teman ‘seperguruan’ yang sowan ke kakak ipar, yang memang tinggal di rumah keluarga.

Walhasil, libur lebaran cukup di rumah, jaga si pasien plus jaga rumah. Malahan beberapa datang berkunjung. Ada kakak kandung aku + istri + si baby yang seumuran sakitnya suami, sepupu sekeluarga yang dulu pernah momong si kakak. Lalu ada juga pak sopir kantor yang dulu mobilnya diparkir dirumah. Besok insyallah paman + bibi dari bapak, juga rencana berkunjung.
Karena memang nggak ‘benar-benar’ lebaran, jadi klo pas kurang beruntung, nemuin tamu dengan cukup daster harian. Lagian memang nggak bawa banyak koleksi baju.

Sementara ini anak-anak aku boyong kesini, sejak libur menjelang hari raya sampai saat ini. Senang juga setidaknya bisa kumpul anak-anak, walaupun mereka berdua gelut mulu… kerjaannya tengkar aja. Bikin si ayah nggak bisa istirahat nyenyak. Disisi lain ini jadi tambahan beban buat saya.
Kan yah nggak pantes klo berangkat kerja anak-anak belum mandi belum makan. Sungkan klo ngerepoti saudara. Lebih susah lagi, harus masak sendiri, gak boleh beli diluar karena banyak vitsin… hiks…. Harus cuci sendiri karena di laundry selesainya lama sedang baju yang kami bawa nggak banyak untuk dibuat spare….

Apapun lebarannya, yang penting adalah terpenuhinya amalan-amalan selama ramadlan. Allah maha tahu.
Buat teman-teman semua, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mungkin selama ini ada kata-kata saya yang kurang berkenan, komen yang asal, tulisan yang nggak tepat, semoga kita bisa saling menasehati dalam hal kebaikan.

Comments (45) »

Namanya Juga Anak-anak

Sudah tiga bulan lebih kita pindah di Krian ini. Syukurlah anak-anak cepat menyesuaikan. Malah mereka lebih senang disini karena dapat teman bermain yang sepantaran jauh lebih banyak.

Akrabnya ganti-ganti. Dulu aku lihat si Krucils  dekatnya sama si Ryan trus ada si Rangga, Krisna… tapi kayaknya akhir-akhir ini jarang keliahatan nyari. Nggak tahu juga sih, atau si emaknya aja yang nggak ngerti lawong pulang kerja mesti diatas waktu maghrib.

Yang lengket  sekarang adalah si Fashay, yang juga teman sekolah si Adik. Pagi-pagi biasanya juga sudah nyamperi, maklum sekolahnya masuk pukul 8;30 wib jadi rada santai paginya. Apalagi kalau Minggu, bisa lama banget main bareng di rumah. Lengket dah pokoknya. Dan gara-gara si Fashay ini Adik nggak berani ngedot atau disuapin he he….

Tapi, seminggu yang lalu entah berawal dari apa, pas main di luar mereka bertengkar. Tahu-tahu si Ayah-nya Fashay datang sambil menggendong dia nangis. “ Siapa yang melempar nak?”, Tanya ayah Fashay, lalu dijawab “ Fahmi”, sambil nangis. Duh ternyata keningnya rada bendhul kena batu. Akhirnya kita harus meminta maaf.

Tapi setelah itu besoknya langsung akrab lagi, seperti nggak terjadi apa-apa.  Main seperti biasa. Gitu deh anak-anak…

Lalu si Ilham,  yang tinggalnya selisih dua rumah dari kami, juga lumayan akrab dengan anak-anak. Sudah biasa saling bermain bergantian main di rumah masing-masing. Umurnya sama ama si kakak.

Pagi ini Ilham dan Fasyai main bareng di rumah. Lama banget. Dari nge-game di computer, ngumek ayam – ayam kecil yang baru saja beli, sampai saling bluetuth lagu Coboy Junior, favorit mereka saat ini.

Dan, lagi-lagi nggak tahu berawal dari mana, akhirnya terjadilah gara-gara. Sepertinya Ilham olok-olokan dengan Anak-anak. Lalu dari dapur terdengar suara “ Praak...”. Ternyata Ilham melempar batu kena kaca depan.

2012-12-02 11.41.13Dari pertama kita nggak memasalahkan. Yah namanya anak-anak. Bukan salah Ilham juga, semua salah intinya, kenapa harus bertengkar. Nggak lama kemudian aku dengar Ayahnya Ilham datang, bermaksud mau mengganti kaca kami. “ Oalah pak, mboten usah… kersane pun… namine lare-lare… punpun mboten”, tanggapan si Suami yang menemui.

Yaaah… anak-anak mah cepat akrabnya cepat  juga cekcoknya. Paling juga besok sudah lupa dan akrab lagi. aku dulu juga gitu kali yah pas kecil…. ya akrab ya eker-ekeran.

Well…. Urusan kaca gampang, besok di isolasi aja, beres !

Comments (30) »

Ayam Ayam-an

Ayam-ayaman apa Ayam beneran ? He he… sebenarnya yah ayam beneran lah.

ini cerita ayam yang masih kanank-kanak punya duo jagoan aku. Warna warni! Si Kakak sebagai tuannya ayam Hijau, si Adik jadi tuannya ayam yang warna Orange.

Belinya  udah 2 mingguan yang lalu. Gara-gara nyari burung-burungan  ( eit yah burung beneran juga) tapi nggak ketemu, yaudah ngeliat ada penjual ayam warna warni, langsung deh dibeli. @ IDR 3500.  Namanya juga ayam buat sayang anak, alias buat mainan, makanya berwarna gitu biar menarik.

 

Dan, ternyata anak-anak antusias banget. Nggak rugi deh . si kakak juga sangat perhatian ngasih makanan atau minum si ayam. Kalau malam, dia pula yang masukkan kedalam. “ kasian diluat, nanti dimakan kucing..” gitu katanya kakak.

Dengan memelihara ayam ini, anak-anak jadi belajar mengamati perkembangan si peliharaan, dari hari ke hari. Mereka suka laporan ke emaknya tentang tingkah laku masing-masing ayam. Ayam orange sukanya lari-lari terus, kalo yang hijau sukanya diam aja, nggak aktif. Ayam yang ini suka matuk-matuk ke ayam satunya, blab la bla….

Ternyata punya ayam-ayam ini, besar sekali manfaatnya buat mereka belajar observasi, belajar mengikuti perkembangan sebuah makhluk hidup, sekaligus memahami prilakunya. Orang tua tinggal mengarahkan dan memberi tambahan penjelasan atas ‘temuan’ si anak.

Dan,yang paling penting adalah punya peliharaan ayam ini, bisa menumbuhkan rasa kasih sayang. Pernah kapan hari si ayam hijau terinjak kakinya oleh si kakak sendiri sampai nggak bisa jalan. Ngelihatnya jadi kasihan deh. Berangsur-angsur akhirnya bisa jalan tapi dingklang. Dan syukurlah sekarang sudah sembuh. Waktu masih sakit itu, si kakak seperti merasa bersalah dan aku suruh agar lebih memperhatikan dan menyayangi ayamnya. Si kakak juga bilang “ tadi pas sholat, aku berdoa sama Allah biar ayam ijo cepat sembuh”… *pinterrrr….

So, kelihatannya sepele, seekor ayam. Tapi, kalau dia dijadikan media pembelajaran, maka ilmu yang didapat si kecil sangatlah banyak!

Comments (5) »

shiq4.wordpress.com/

Blognya Penulis Artikel Freelance

Anggreani Sitopu

Virtual Diary

Fokus Today

Sorotan Berita Terhangat

Konten keren

Inspirasi - Informasi - Edukasi - Motivasi

VIENHA

Berusahalah untuk lebih baik,,tapi jangan berfikir dirimu sudah baik.

My Journey, My Story, and My Dream

Try to tell and write the story

threspuspa

Just another WordPress.com site

drmaharanibayu

Dokter Laktasi

BREASTFEEDING & CHILD HEALTH

Informasi Berbasis Bukti Tentang ASI, Menyusui & Kesehatan Anak

Erit Kantoni's Blog

Blog Tentang Software Ponsel Android|Misteri Dunia|Humor|Informasi|Berbagai Kategori Lainnya!

tqar.wordpress.com/

ads here were not made by admin, be wise

faziazen

a Journal of MomPreneur

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

THE ADIOKE CENTER

can't be created without unlimited imagination

kalkunqita

A topnotch WordPress.com site

Akhmad Muhaimin Azzet

mari bersama menggapai ridha-Nya

miartmiaw

the way you look at me_a

Cerita-cerita indah penuh hikmaH

Cerita2 Indah Yang Menggetarkan Hati